Anjelita Andale
Universitas Negeri Manado

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Fenomena Putus Sekolah pada Anak Keluarga Petani di Desa Pusian Kecamatan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow Anjelita Andale; Sangputri Sidik; Veronike E.T Salem
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 4 (2024): (SEPTEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/5xstm256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan anak putus sekolah di Desa Pusian, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow. Studi ini memiliki signifikansi yang tinggi, mengingat pendidikan merupakan kebutuhan fundamental bagi kehidupan manusia, khususnya dalam konteks keluarga petani yang berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Penelitian dilaksanakan di Desa Pusian, suatu wilayah yang terletak di Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow. Studi ini mengkaji fenomena putus sekolah yang masih menjadi tantangan dalam sistem pendidikan nasional, dengan mempertimbangkan berbagai program pemerintah, seperti kejar paket dan sekolah terbuka, yang telah diimplementasikan sebagai upaya untuk mengurangi angka putus sekolah. Hasil penelitian menunjukkan beberapa faktor utama yang menjadi penyebab putus sekolah di Desa Pusian. Pertama, rendahnya motivasi orang tua terhadap pendidikan yang berdampak pada penurunan minat anak untuk bersekolah, terutama pada usia di atas 12 tahun atau setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP. Kedua, meskipun terdapat bantuan dana pendidikan, pemanfaatan dana tersebut oleh orang tua belum optimal. Ketiga, faktor lingkungan dan kondisi ekonomi menjadi kendala signifikan yang mempengaruhi keberlangsungan pendidikan anak-anak di desa tersebut. Situasi ini menandakan bahwa permasalahan putus sekolah tidak hanya disebabkan oleh kurangnya perhatian dari orang tua, namun juga dipengaruhi oleh kompleksitas faktor sosial ekonomi yang ada di lingkungan mereka.
Analisis Sosiologi Bisnis Petani Cengkeh di Desa Powalutan Anjelita Andale; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 1 (2025): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/j4p6fk17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sosiologi bisnis petani cengkeh di Desa Powalutan dengan menggunakan perspektif sosiologi ekonomi untuk memahami bagaimana praktik bisnis petani cengkeh tertanam dalam struktur sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur yang menganalisis berbagai sumber akademik tentang sosiologi pertanian dan ekonomi pertanian, serta mengintegrasikan temuan empiris dari wawancara dengan petani cengkeh di lokasi penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik dengan kerangka teoretis yang menggabungkan teori embeddedness Granovetter, teori modal sosial Bourdieu, dan konsep habitus untuk memahami dinamika sosial dalam praktik bisnis petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bisnis cengkeh dipandang sebagai investasi strategis yang tidak hanya didasarkan pada kalkulasi ekonomi rasional tetapi juga tertanam dalam jaringan sosial dan sistem nilai masyarakat. Strategi diversifikasi produk yang meliputi pemanfaatan tangkai cengkeh mencerminkan kemampuan petani mengoptimalkan modal sosial dan pengetahuan kolektif untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Faktor penentu keberhasilan bisnis cengkeh sangat terkait dengan habitus petani yang terbentuk melalui pembelajaran sosial dan pengalaman praktis dalam budidaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan bisnis cengkeh di Desa Powalutan tidak dapat dipisahkan dari modal sosial, struktur jaringan, dan praktik sosial budaya masyarakat setempat, yang mengkonfirmasi relevansi teori embeddedness dalam memahami fenomena ekonomi pertanian.
Pelibatan Politik Masyarakat dan Sikap Tentang Demokrasi terhadap Toleransi Politik di Desa Powalutan Anjelita Andale; Romi Mesra
ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL) Vol. 3 No. 1 (2025): (NOVEMBER) ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sosiologi Unima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/2qqzg103

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pelibatan politik masyarakat dan sikap tentang demokrasi terhadap toleransi politik di Desa Powalutan. Toleransi politik merupakan elemen fundamental demokrasi yang memungkinkan keberagaman pandangan hidup berdampingan, namun menghadapi tantangan serius di tingkat lokal akibat polarisasi dan mobilisasi identitas dalam kompetisi politik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terhadap informan kunci yang dipilih secara purposif, termasuk tokoh masyarakat dan calon legislatif. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema utama terkait pelibatan politik, sikap demokrasi, dan toleransi politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelibatan politik melalui strategi komunikasi persuasif dan karakteristik personal positif kandidat dapat membangun toleransi ketika menekankan prinsip tidak saling menjatuhkan. Politik memiliki pengaruh pervasif terhadap kehidupan sehari, hari dan pemilihan kepala desa menjadi momen krusial yang seringkali menimbulkan gesekan antar kelompok, sehingga memerlukan pendewasaan politik masyarakat melalui penanaman sikap dewasa dan pemahaman tentang politik santun dan etis. Integrasi norma sosial lokal dengan praktik demokratis, terutama nilai kebersamaan dan kekeluargaan, menjadi strategi penting dalam membangun toleransi politik yang kontekstual dan berkelanjutan di tingkat desa.