Elin Maulida Rahmawati
Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pemetaan Gaya Belajar Mahasiswa Berdasarkan Model VARK Andi Kiswanto; Elin Maulida Rahmawati; Ardiansyah Ardiansyah; Kyana Listia Octora; Salsa Bila Ruswanda; Syifa Wasithoh Nur Wulan
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.106691

Abstract

Gaya belajar memiliki peran penting dalam proses pembelajaran, di mana setiap mahasiswa memiliki cara tersendiri dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Bimbingan dan Konseling Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon berdasarkan model VARK (Visual, Auditory, Read/Write, Kinesthetic). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 34 mahasiswa sebagai sampel. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner VARK dan wawancara dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas gaya belajar mahasiswa adalah read/write (53%), auditory (26%), kombinasi auditory dan read/write (6%), kombinasi read/write dan kinesthetic (3%), kombinasi antara visual, auditory, dan read/write (3%), kombinasi antara visual, read/write, dan kinesthetic (3%), kombinasi antara visual, auditory, dan kinesthetic (3%). Tidak ada mahasiswa yang hanya menggunakan gaya belajar visual atau kinesthetic. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki kecenderungan gaya belajar campuran untuk mendukung efektivitas pembelajaran. 
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Memotivasi Siswa Melanjutkan Pendidikan Ke Perguruan Tinggi pada Siswa Kelas XII MAN 4 Cirebon Mulyatim Mulyatim; Lela Nurlaila; Elin Maulida Rahmawati
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 1 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i1.106686

Abstract

Peran guru bimbingan dan konseling menjadi sangat penting sebagai pendamping sekaligus motivator bagi siswa dalam menentukan arah masa depan. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 4 Cirebon dengan tujuan bagaimana guru BK berperan dalam memotivasi siswa kelas XII untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini memberikan gambaran nyata mengenai strategi dan layanan yang dilakukan oleh guru BK MAN 4 Cirebon antara lain melakukan pendekatan terhadap siswa, memotivasi siswa dalam situasi apapun, memberikan informasi tentang pentingnya motivasi, serta manfaat motivasi yang nantinya akan mempengaruhi kehidupan selanjutnya di masa depan.
Pengaruh Konseling Kelompok terhadap Peningkatan Keterampilan Sosial Siswa di Kelas X Perbankan SMK Pondok Pesantren Abu Manshur Cirebon Mahmudah Mahmudah; Dewi Apriliani; Elin Maulida Rahmawati; Lela Nurlaila; Aep Saepuloh
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.106978

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa kelas X Perbankan di SMK Pondok Pesantren Abu Manshur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Sampel terdiri dari 8 siswa yang dipilih secara purposive dan dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa konseling kelompok dengan teknik diskusi. Uji normalitas menunjukkan bahwa data dari kedua kelompok berdistribusi normal, dengan nilai signifikansi Shapiro-Wilk masing-masing sebesar 0,900 (kontrol) dan 0,532 (eksperimen). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keterampilan sosial baik pada kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol, namun peningkatan pada kelompok eksperimen lebih signifikan. Skor rata-rata pretest pada kelompok eksperimen adalah 66,5 meningkat menjadi 95 pada posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa konseling kelompok efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa.
Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Mereduksi Kasus Bullying Verbal di SMA Negeri 5 Kota Cirebon Dwi Cahya Asep Juliawan; Andi Kiswanto; Mahmudah Mahmudah; Elin Maulida Rahmawati
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.106946

Abstract

Sekolah memiliki peran penting dalam pencapaian tujuan pendidikan nasional, salah satunya melalui pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk bullying verbal serta peran guru bimbingan dan konseling dalam mereduksi kasus tersebut di SMA Negeri 5 Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bullying verbal yang terjadi meliputi tindakan mencela, menghina, dan mengucilkan. Guru bimbingan dan konseling berperan aktif melalui layanan klasikal, layanan pribadi, serta pembentukan satgas anti bullying untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Layanan ini dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan pihak sekolah seperti kepala sekolah, wali kelas, dan guru lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kolaborasi antar personel sekolah sangat penting dalam mengurangi kasus bullying verbal dan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.
Peran Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Pembentukan Identitas Sosial Remaja: Studi Korelasional di Bekasi, Cirebon, dan Indramayu Elin Maulida Rahmawati; Ely Atikah; Najiya Qonita; Lilis Faoziyah Hasanah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.106949

Abstract

Identitas sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja, yang memengaruhi cara individu memandang dirinya dalam konteks sosial. Layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah memiliki peran strategis dalam membantu siswa membentuk identitas sosial melalui pengembangan diri, peningkatan keterampilan interpersonal, dan pemahaman peran sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara persepsi siswa terhadap layanan BK dan pembentukan identitas sosial remaja. Menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional, data dikumpulkan melalui survei daring yang melibatkan siswa SMP dan SMA di tiga kota: Bekasi, Cirebon, dan Indramayu. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan (r = 0,672; p < 0,05) antara persepsi siswa terhadap layanan BK dan identitas sosial mereka. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan program BK di sekolah, khususnya dalam mendukung pengembangan aspek sosial remaja. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi peran guru BK dalam membina identitas sosial yang sehat di kalangan siswa.