La Niampe La Niampe
Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fotala: Penyajian Makanan Pada Tradisi Pesta Adat Masyarakat Muna di Desa Parida Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna Melisa; La Niampe La Niampe; Rahmat Sewa Suraya
LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya Vol 8 No 1 (2025): Volume 8 No 1, Juni 2025
Publisher : Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/mbqqth33

Abstract

Fotala merupakan salah satu bentuk penyajian makanan dalam tradisi makan bersama yang lazim dilakukan oleh masyarakat Munadalam berbagai upacara adat, seperti kagaa (perkawinan), katoba (pengislaman anak), dan kampua (pengislaman orang dewasa). Dalam upacara adat perkawinan, tradisi fotala dilaksanakan sebagai upaya untuk memudahkan para orang tua adat, khususnya kaum perempuan yang mengenakan pakaian adat (kabhantapi), dalam mengambil makanan.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan pelaksanaan fotala serta menganalisis nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaannya di Desa Parida, Kecamatan Lasalepa, KabupatenMuna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan fotala terdiri atas tiga tahapan, yaitu: Tahap persiapan, yakni mempersiapkan seluruh perlengkapan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan fotala, Tahap pelaksanaan, yang dimulai dengan penyampaian dari tokoh adat bahwa makanan akan disajikan. Setelah itu, pihak yang bertugas menyajikan makanan akan masuk danduduk di tengah-tengah para orang tua adat, kemudian memulai proses penyajian secara berurutan, dimulai dari oe kawanu (air cucitangan), lauk-pauk, kadada (sayur), oghoti (nasi), hingga yang terakhir yaitu opiri kafumaha (piring untuk makan), Tahap akhir, yaitu proses pembersihan area makan setelah acara selesai, Dalam pelaksanaan fotala terkandung berbagai nilai, antara lain nilai gotong royong,nilai etika, nilai kebersamaan, dan nilai komunikatif.
Tradisi Kadamba Pada Masyarakat Desa Moko Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah Muhamad Risal; La Niampe La Niampe; La Ode Marhini
LISANI: Jurnal Kelisanan, Sastra, dan Budaya Vol 8 No 1 (2025): Volume 8 No 1, Juni 2025
Publisher : Jurusan Tradisi Lisan, Fakultas Ilmu Budaya, Univeritas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/vb8yzt49

Abstract

Tradisi kadamba adalah suatu kebiasaan yang dilakukan sebelum kegiatan pelamaran selesai, bentuk kesepakatan serta keikhlasan seorang laki-laki kepada calon mempelai wanita dari pihak keluarga untuk selalu mengunjungi calon istri, pihak laki-laki mengunjungi calon mempelai wanita dianggap sebagai bukti bahwa keduanya sudah saling mengikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsidan nilai-nilai di Desa Moko Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah.. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil Penelitian Tradisi kadamba adalah salah satu tradisi masyarakat Moko di buton tengah yang dilakukan setelah pelamaran. Tradisi kadamba bentuk kesepakatan serta keikhlasan seorang laki-laki kepada calon mempelai wanita dari pihak keluarga untuk selalu mengunjungi calon istri, pihak laki-laki mengunjungi calon mempelai wanita di anggap sebagai bukti bahwa keduanya sudah saling mengikat. Kegiatan yang sering dilakukan dengan membawakan bahan-bahan keperluan dapur, seperti beras, sayur-sayuran. Selain bentuk makan ada juga bentuk tenaga seperti, mempelai pria selalu membantu orang tua wanita dalam hal berkebun atau membersihkan pekarangan rumah dan lain. Fungsi yang terdapat dalam tradisi kadamba pada masyarakat desa moko, yakni; Adaptasi, Pencapain Tujuan, Integrasi, dan Pemeliharaan Pola.Nilai- nilai yangterkandung dalam tradisi kadamba pada masyarakat desa moko yakni; Nilai Komunikatif, Nilai Tanggung Jawab, Nilai Silaturahmi, Nilai Keikhlasan, Nilai Kejujuran.