Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Penguatan Climate Change Education Melalui Guided Inquiry, STEM, dan Asesmen Digital pada Siswa SMP: Systematic Literature Review Cindy Simanullang; Dea Clara May Cristin Sijabat; Fitri Azizah; Gracia Tri Putri Br Ginting; Hanna Mawarni Manullang; Ummi Kalsum; Tariza Fairuz
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8334

Abstract

Fenomena perubahan iklim global menuntut penguatan Climate Change Education (CCE) pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai upaya membangun literasi iklim dan kapasitas adaptif generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis hasil-hasil penelitian terkait implementasi pendidikan perubahan iklim di SMP melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Artikel diperoleh dari Google Scholar dengan bantuan Publish or Perish dan dibatasi pada publikasi tahun 2022–2026. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, diperoleh 25 artikel yang layak dianalisis. Hasil kajian menghasilkan tiga klasifikasi temuan utama: (1) profil dan tantangan implementasi CCE di Indonesia, (2) efektivitas model pembelajaran aktif dalam meningkatkan literasi iklim, dan (3) potensi asesmen digital sebagai instrumen evaluasi berbasis gamifikasi. Temuan menunjukkan bahwa implementasi CCE masih menghadapi berbagai kendala, antara lain penyajian materi yang superfisial dalam buku teks, dominasi pendekatan pembelajaran teoretis, keterbatasan fasilitas, serta belum optimalnya integrasi teknologi digital dalam asesmen. Berbagai penelitian telah mengkaji model seperti Problem-Based Learning (PBL), Project-Based Learning (PjBL), Guided Inquiry, integrasi STEM, serta penggunaan platform digital seperti Edmodo dan Quizizz secara terpisah, tanpa mengintegrasikan ketiga elemen tersebut dalam satu kerangka pembelajaran yang utuh. Berdasarkan sintesis kesenjangan penelitian, studi ini menegaskan pentingnya pengembangan kerangka instruksional yang mengintegrasikan Guided Inquiry terstruktur, pendekatan STEM, serta asesmen digital berbasis gamifikasi.
PERKEMBANGAN BAHASA ANAK SD NEGERI DI KECAMATAN MEDAN TIMUR KOTA MEDAN SUMATERA UTARA Awy Silaban; Gracia Tri Putri Br Ginting; Maykhel Yustinus Hutapea; Mutia Haryani Siregar; Nadia Priska; Ummi Kalsum
Jurnal Merah Putih Sekolah Dasar Vol. 1 No. 1 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmpsd.v1i1.56077

Abstract

Language is a communication tool that one person conveys to another person in order to know what the aims and objectives are. The importance of language as a human identity cannot be separated from the existence of human recognition of the use of language in everyday social life. To carry out humanitarian duties, humans only have one tool, namely language. With language, humans can express what is on their minds. Something that has been felt to be the same and similar to it, does not necessarily feel similar, because it has not been revealed and revealed. Only with language can humans make something feel real and reveale Keywords: Language, Child, Comunication