Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Sosial dalam Perspektif Al-Qur'an (QS. Al-Hujurat: 13 dan QS. Al-Ma'idah: 8) Nehna Puteri Firdaus; Mahyuddin Barni
QAYID : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2025): 2025
Publisher : PT. Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qd.v1i2.469

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep pendidikan sosial dalam Al-Qur’an melalui analisis QS. Al-Hujurat: 13 dan QS. Al-Ma’idah: 8 yang menekankan pentingnya harmoni sosial, kesetaraan, dan keadilan sebagai prinsip dasar dalam ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan mengungkap nilai-nilai sosial yang terkandung dalam kedua ayat tersebut serta menganalisis relevansinya terhadap pembentukan karakter peserta didik dalam konteks pendidikan Islam masa kini. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan tafsir tematik (maudhu‘i), penelitian ini merujuk pada karya-karya tafsir klasik dan modern seperti Tafsir Jalalain, Tafsir Al-Munir, dan Tafsir Al-Mishbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS. Al-Hujurat: 13 mengandung nilai penting berupa pengakuan terhadap keberagaman manusia, dorongan untuk saling mengenal (ta‘aruf), serta larangan bersikap diskriminatif berdasarkan suku, etnis, atau status sosial. Sementara itu, QS. Al-Ma’idah: 8 menegaskan kewajiban menegakkan keadilan secara universal, bahkan terhadap pihak yang dibenci atau bermusuhan, sebagai cerminan ketakwaan dan integritas moral. Kedua ayat tersebut menunjukkan bahwa pendidikan sosial dalam Islam bertujuan membentuk pribadi yang berakhlak, peka sosial, dan mampu berlaku adil dalam berbagai situasi kehidupan. Dengan demikian, konsep ta‘aruf, toleransi, persaudaraan, dan keadilan dalam Al-Qur’an menjadi landasan moral yang kuat bagi pendidikan sosial serta relevan dalam mewujudkan masyarakat yang etis dan harmonis.
Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Nilai Islam melalui E-Modul,E-Book, dan Komik Digital dalam Pembelajaran PAI Nehna Puteri Firdaus; Norlaila Norlaila; Ani Cahyadi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 06 (2026): JUNI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengembangan bahan ajar yang lebih inovatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep, prinsip, serta implementasi pengembangan bahan ajar digital dan e-modul dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahan ajar digital memiliki karakteristik fleksibel, interaktif, dan berbasis multimedia yang mampu meningkatkan keterlibatan serta pemahaman peserta didik. Pengembangan bahan ajar digital perlu memperhatikan prinsip kejelasan tujuan, relevansi materi, desain yang menarik, interaktivitas, serta evaluasi berkelanjutan. Dalam konteks PAI, bahan ajar digital tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits. Implementasi melalui e-modul, e-book, dan komik digital berbasis nilai Islam terbukti mampu mendukung pembelajaran yang lebih kontekstual, bermakna, serta berkontribusi dalam pembentukan karakter peserta didik di era digital.