Muhammad Okta Ridha Maulidian
Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Perubahan Iklim Dengan Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Proklim di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Muhammad Okta Ridha Maulidian; Cut Vita Rajiatul Jummi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i2.404-414

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan tentang perubahan iklim dengan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ProKlim di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif desain penelitian korelasi. Populasi penelitian berasal dari Kepala Keluarga (KK) berjumlah 999 KK, dari 3 desa yang menjalankan ProKlim, yaitu Alue Deah Teungoh, Surin, dan Lambung. Jumlah sampel 104 responden dari setiap KK. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menyimpulkan tidak terhadap hubungan signifikan antara pengetahuan tentang perubahan iklim dengan partisipasi masyarakat dalam ProKlim di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Pengaruh pengetahuan perubahan iklim terhadap partisipasi masyarakat dalam ProKlim hanya sebesar 2,8 persen, meskipun tingkat pengetahuan tentang perubahan iklim pada mayoritas dengan 75% telah baik sedangkan tingkat partisipasi masyarakat dalam ProKlim juga baik dengan mayoritas 73%. Pemberdayaan partisipasi masyarakat dalam kegiatan ProKlim perlu mempertimbangkan aspek lainnya selain peningkatan pengetahuan, karena tidak menentukan keberlangsungan ProKlim. ABSTRACT The study aims to determine the relationship between knowledge about climate change and community participation in ProKlim activities in Meuraxa District, Banda Aceh City. The research uses a quantitative approach to correlation research design. The research population comes from 999 families from 3 villages that run ProKlim, namely Alue Deah Teungoh, Surin, and Lambung. The number of samples was 104 respondents from each household. Data collection using questionnaires. Data analysis using the Spearman Rank correlation test. The results of the study concluded that there was no significant relationship between knowledge about climate change and community participation in ProKlim in Meuraxa District, Banda Aceh City. The influence of climate change knowledge on community participation in ProKlim was only 2.8 percent, although the level of knowledge about climate change in the majority with 75% was good while the level of community participation in ProKlim was also good with a majority of 73%. Empowering community participation in ProKlim activities needs to consider other aspects besides increasing knowledge, because it does not determine the sustainability of ProKlim.
Analisis Perubahan Penggunaan Lahan di Gampong Lamkeuneung Tahun 2004-2025 Dengan Menggunakan Sistem Informasi Geografis Muhammad Okta Ridha Maulidian; Cut Yuni Nurul Hajjina; Cut Vita Rajiatul Jummi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v11i1.64-80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan di Gampong Lamkeuneung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG), serta mengetahui pola dan faktor pendorong perubahan penggunaan lahan yang terjadi dari tahun 2004 hingga 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial berbasis SIG. Pengolahan data dilakukan melalui tahapan interpretasi citra satelit, digitasi on-screen, klasifikasi penggunaan lahan, dan overlay peta menggunakan perangkat lunak Global Mapper 21.0. Teknik pengumpulan data berupa analisis citra satelit multi-temporal yang diperkuat dengan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada masing-masing jenis penggunaan lahan terjadi perubahan luas yang bervariasi, yaitu pemukiman mengalami pertambahan luas terbesar dari 40.980 m² menjadi 88.700 m² (116%), sementara sawah mengalami penyusutan terbesar sebesar 32%, diikuti kebun sebesar 19%, dan lahan kosong sebesar 14%. Perubahan penggunaan lahan di Gampong Lamkeuneung dinilai belum terkendali secara optimal, diantaranya konversi lahan sawah, kebun, dan lahan kosong menjadi pemukiman yang didorong oleh pertumbuhan penduduk, keberadaan fasilitas pendidikan, dan faktor ekonomi. ABSTRACT This study aims to analyze land use changes in Gampong Lamkeuneung, Darussalam District, Aceh Besar Regency using Geographic Information System (GIS), as well as to determine the patterns and driving factors of land use change that occurred from 2004 to 2025. This study uses a quantitative descriptive approach with GIS-based spatial analysis. Data processing is carried out through the stages of satellite image interpretation, on-screen digitization, land use classification, and  map overlay using Global Mapper 21.0 software. The data collection technique is in the form of multi-temporal satellite image analysis  which is strengthened by field observation. The results showed that, in each type of land use, there was a variation in area, namely settlements experienced the largest increase in area from 40,980 m² to 88,700 m² (116%), while rice fields experienced the largest shrinkage by 32%, followed by gardens by 19%, and vacant land by 14%. Changes in land use in Gampong Lamkeuneung are considered to have not been optimally controlled, including the conversion of rice fields, gardens, and vacant land into settlements driven by population growth, the existence of educational facilities, and economic factors.