Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Optimalisasi pakan untuk meningkatkan efisiensi budidaya lele di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai Muhammad Aulia Rahman Sembiring; Bakti Dwi Waluyo; Muhammad Ashari; Dian Putra Saragi; Ricky Nelson Tampubolon; Felix Hizkia Simanjuntak
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31974

Abstract

AbstrakBudidaya lele di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Serdang Bedagai, menghadapi tantangan efisiensi penggunaan pakan yang berdampak pada tingginya biaya produksi dan rendahnya hasil panen. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi budidaya lele melalui pelatihan manajemen pakan dan penerapan teknologi pencampur pakan otomatis. Sasaran kegiatan adalah Kelompok Tani Lele "Kuta Baru" dengan jumlah peserta 20 orang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis penggunaan pH Meter dan TDS Meter, aplikasi alat pencampur pakan otomatis berkapasitas 15 kg, serta pendampingan dan evaluasi hasil. Hasil program menunjukkan peningkatan efisiensi penggunaan pakan sebesar 18%, kenaikan rata-rata bobot panen 12%, dan 90% peserta mengadopsi teknologi baru. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya, dan pengetahuan petani dalam budidaya lele yang berkelanjutan. Kata kunci: budidaya lele; efisiensi pakan; teknologi tepat guna; pelatihan; serdang bedagai AbstractCatfish farming in Tebing Tinggi Subdistrict, Serdang Bedagai Regency, faces the challenge of feed use efficiency which has an impact on high production costs and low yields. This community service activity aims to improve the efficiency of catfish cultivation through feed management training and the application of automatic feed mixing technology. The target of the activity is the "Kuta Baru" Catfish Farmer Group with a total of 20 participants. The implementation method includes socialization, technical training on the use of pH Meter and TDS Meter, application of automatic feed mixing equipment with a capacity of 15 kg, as well as mentoring and evaluation of results. The program results showed an 18% increase in feed use efficiency, a 12% increase in average harvest weight, and 90% of participants adopted the new technology. This activity contributed to increasing productivity, cost efficiency, and farmers' knowledge in sustainable catfish farming. Keywords: catfish farming; feed efficiency; appropriate technology; training; serdang bedagai
Evaluasi Penerimaan Petani terhadap SULTANI Agro Berbasis QR Code Nurul Maulida Surbakti; Muhammad Ashari; Wiwin Handoko; Katrina Samosir; Dinda Kartika; Arnah Ritonga
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v5i1.1881

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengevaluasi penerimaan petani terhadap SULTANI Agro, yaitu media informasi cuaca dan agronomi berbasis QR Code yang terintegrasi dengan Automatic Weather Station (AWS). Kegiatan dilaksanakan pada Kelompok Tani Desa Mulya, Desa Petangguhan, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, dengan melibatkan 10 petani padi sebagai responden. Metode penerapan meliputi identifikasi kebutuhan, sosialisasi, demonstrasi alat AWS, pelatihan akses website melalui QR Code, pendampingan penggunaan, dan evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert 1-4. Instrumen terdiri atas 12 butir yang mencakup kebutuhan informasi, kemudahan akses, serta manfaat dan minat penggunaan. Hasil evaluasi menunjukkan skor total 471 dari 480 atau 98,13% dengan kategori sangat baik. Aspek kebutuhan informasi memperoleh 98,13%, kemudahan akses 97,50%, serta manfaat dan minat penggunaan 98,75%. Temuan ini menunjukkan bahwa SULTANI Agro mudah diakses, relevan dengan kebutuhan petani, dan berpotensi memperkuat literasi digital pertanian berbasis data.
Pendampingan AWS IoT untuk Literasi Digital Petani Kopi Perteguhan Nurul Maulida Surbakti; Muhammad Ashari; Fanny Ramadhani; Dian Septiana; Sisti Nadia Amalia; Erita Astrid; Arnah Ritonga; Dinda Kartika; Nadrah Afiati; Ade Andriani
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v5i1.1910

Abstract

Petani kopi di Desa Perteguhan, Kabupaten Karo, masih menghadapi produktivitas yang rendah, keterbatasan pencatatan mikroklimat, dan pengambilan keputusan agronomis yang dominan berbasis pengalaman. Artikel pengabdian ini bertujuan mengevaluasi dampak pendampingan pemanfaatan Automatic Weather Station (AWS) berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan aplikasi mobile Temani Kopi. Kegiatan dilaksanakan pada akhir Mei 2025 melalui survei pendahuluan, perakitan sistem, instalasi lapangan, pelatihan petani, pendampingan tiga bulan, dan evaluasi dampak terhadap 10 petani mitra. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, serta kuesioner pre-test dan post-test sebanyak 15 butir menggunakan skala Likert. Analisis dilakukan dengan persentase capaian, persentase perubahan, dan normalized gain. Hasil menunjukkan literasi teknologi meningkat dari 45% menjadi 85% (N-Gain=0,73), kemampuan mengoperasikan aplikasi meningkat dari 50% menjadi 90% (N-Gain=0,80), dan pengambilan keputusan agronomis berbasis data meningkat dari 48% menjadi 88% (N-Gain = 0,77). Pendampingan juga meningkatkan efisiensi penggunaan air dan pupuk sekitar 20% serta memperkuat kesiapan adopsi pertanian digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pendampingan IoT partisipatif dapat mengubah praktik budidaya kopi dari berbasis intuisi menuju keputusan berbasis data.