Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesadaran kesehatan lewat buku saku: investasi untuk masa depan Diah Ayu Kusuma Wulandari; Yeni Indriyani
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29988

Abstract

AbstrakLansia, yang dikenal sebagai usia lanjut, adalah fase terakhir dari siklus kehidupan yang secara alami dilalui dan tidak dapat dihindari oleh setiap orang. Salah satu elemen penting dalam meningkatkan kualitas hidup lanjut usia adalah kesehatan. Lansia mengalami penurunan fungsi tubuh yang dapat meyebabkan berbagai masalah kesehatan fisik, mental, gizi dan juga kognitifnya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan kesadaran akan pola hidup sehat dan melakukan aktivitas fisik pada Iansia. Metode yang diberikan berupa pendidikan kesehatan dengan 3 tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dengan berupa penyuluhan dengan pemaparan materi atau ceramah menggunakan media buku saku yang berjudul “Menuju Sehat Di Masa Tua”. Kegiatan ini diikuti oleh Ibu-Ibu PKK RT03/04 Mulyoharjo sebanyak 31 orang pada 12 Februari 2025. Hasil kegiatan berupa tingkatan pengetahuan tentang pemahaman menjaga kesehatan pada masa muda dari sebelumnya 19,4% menjadi 67,7% atau terdapat peningkatan sebesar 48,3%. Hasil yang diperoleh terdapat peningkatan pengetahuan sebelum dan setelah pemaparan materi dan pemberian buku saku. Dengan meningkatnya pengetahuan, diharapkan peserta lebih peduli menjaga kesehatan tubuh sejak dini sebagai investasi untuk kualitas hidup yang lebih baik di masa depan. Kata kunci: kesehatan lansia; buku saku; lanjut usia. AbstractElderly individuals, also known as senior citizens, represent the final stage of the human life cycle, a phase that everyone inevitably goes through. One of the key elements in improving the quality of life for seniors is health. As they age, their body functions naturally decline, leading to various physical, mental, nutritional, and cognitive health issues. The purpose of this community service activity is to raise awareness about healthy living habits and encourage physical activity among the elderly. The approach taken includes health education in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The education was delivered through a lecture-style session using a pocketbook titled "Towards Health in Old Age." This activity was attended by 31 members of the PKK group from RT03/04 Mulyoharjo on February 12, 2025. The results showed a significant increase in knowledge about maintaining health in youth, with participants' understanding rising from 19.4% to 67.7%, reflecting a 48.3% improvement. This outcome highlights the effectiveness of the material presentation and distribution of the pocketbook in increasing participants' knowledge. With this increased awareness, it is hoped that participants will take greater responsibility for their health from an early age as an investment for a better quality of life in the future. Keywords: elderly health; pocket book; elderly.
MEWUJUDKAN GENDHIS DI DESA GENENG (GERAKAN EDUKASI DAN DIET HIPERTENSI GIAT SENAM) Moh Zamroji; Muhammad Fajar Afnizar; Cindy Ratna Adella; Diah Ayu Kusuma Wulandari; Intan Prasetyaningrum; Wahida Fitria Fatmasari; Alreda Fitriana; Arum Cahyaningsih; Asti Damaningtyas; Khoirunissa Nadiva Nareswari; Devanda Amelia Prihantika; Shuffah Arsya Azzahra; Farida Nur Isnaeni; Salsabila Purnamasari
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.6071

Abstract

Desa Geneng sendiri memiliki penduduk lansia sebanyak 89 jiwa dan dari screening awal pengecekan tekanan darah di dukuh Kaworan Sari dan Geneng Sari didapatkan 74,16% lansia mengalami tekanan darah tinggi atau Hipertensi. Hipertensi pada lansia di Desa Geneng banyak disebabkan karena kurangnya pengetahuan terkait penyakit hipertensi, pola makan dan gaya hidup yang kurang baik, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait penyakit hipertensi, manajemen pola makan dan kebiasaan hidup agar lebih baik terutama pada lansia. Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat meliputi screening hipertensi, penyuluhan kesehatan, dan diskusi interaktif dengan media poster dan leaflet di Posyandu Kaworan Sari pada 4 Juli 2024 dan Posyandu Geneng Sari pada 5 Juli 2024. Sasaran pengabdian adalah masyarakat lansia dengan hipertensi di Desa Geneng. Pre-test dan post-test juga dilakukan untuk mengukur peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat lansia terkait hipertensi. Hasil penyuluhan diketahui terdapat peningkatan pengetahuan dengan hasil pengetahuan cukup 85,3% menjadi pengetahuan baik 100%. Berdasarkan hasil analisis data kadar tekanan darah lansia di Posyandu Kaworan Sari dan Geneng Sari, terdapat 23 (25,8%) lansia yang memiliki tensi dengan kadar yang normal dan 66 (74,2%) lansia dengan kadar tensi tinggi. Program kerja GENDHIS (Gerakan Edukasi dan Diet Hipertensi Giat Senam) adalah program kerja mahasiswa KKN mengenai penjelasan hipertensi, diet hipertensi dan senam hipertensi yang dilakukan oleh mahasiswa KKN dalam rangka untuk mengukur pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi. Agar pihak puskesmas dapat melaksanakan penyuluhan, kolaborasi gizi, promosi kesehatan dan kunjungan rumah ke rumah agar masyarakat memiliki kemampuan untuk mencegah hipertensi.