Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) bagi dosen, mahasiswa dan calon guru Ade Mirza; Nadya Febriani Meldi; Revi Lestari Pasaribu; Dona Fitriawan; Edy Yusmin; Dian Ahmad; Metia Novianti; Rustam Rustam; Munaldus Munaldus; Agus Winarji
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29596

Abstract

Abstrak Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan mengenai HKI dan dokumen serta prosedur pengajuan HKI bagi Dosen, Mahasiswa dan Calon Guru. Pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan demonstrasi pegajuan HKI yang bermitra dengan Universitas Oesman Sapta Oedang Pontianak Kalimantan Barat dan dilaksanakan ditempat tersebut. Untuk pengumpulan data, teknik dan instrumen yang dipilih berupa teknik kuisioner dengan instrumen kuisioner yang disebar melalui google form sebagai alatnya dan dokumen-dokumen untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan setelah mengikuti pelatihan. Peserta dari pelatihan ini merupakan 17 Dosen dan 34 Mahasiswa dari Univesitas Oesman Sapta Oedang yang tersebar dari 5 program studi yang berbeda serta calon guru dari Universitas Tanjungpura dengan rincian kegiatan sebagai berikut. Demikian diperoleh hasil pelatihan yaitu meningkat sebesar 83.40% pada kategori tahu sampai sangat tahu tentang pemahaman peserta mengenai urgensi memiliki HKI pada produk atau ide kreatif dan invatif, jenis-jenis HKI, dokumen yang diperlukan saat pengajuan, prosedur pengajuan. Selain itu untuk pemahaman diperolah 54% pada kategori sangat tahu tentang pemahaman dan kebermanfaatan 63% diperoleh pada kebermanfaatan. Kata kunci: hak kekayaan intelektual; dosen, mahasiswa; calon guru profesional Abstract The purpose of community service activities is to increase knowledge about IPR and documents and procedures for submitting IPR for Lecturers, Students and Prospective Teachers. This service is carried out in the form of training and demonstration of IPR submission in partnership with Oesman Sapta Oedang University, Pontianak, West Kalimantan and carried out at the location. For data collection, the techniques and instruments chosen are questionnaire techniques with questionnaire instruments distributed via Google Form as the tool and documents to determine the increase in participants' knowledge before and after participating in the training. Participants in this training were 17 Lecturers and 34 Students from Oesman Sapta Oedang University spread across 5 different study programs and prospective teachers from Tanjungpura University with the following details of the activities. Thus, the results of the training were obtained, namely an increase of 83.40% in the category of knowing to very knowing about participants' understanding of the urgency of having IPR on creative and innovative products or ideas, types of IPR, documents required when submitting, and submission procedures. In addition, for understanding, 54% were obtained in the category of very knowledgeable about understanding and 63% were obtained in the category of usefulness. Keywords: intellectual property rights; lecturers; students; prospective professional teachers
Penerapan model reciprocal teaching dengan pendekatan metakognitif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis mahasiswa Ahmad Yani T; Nadya Febriani Meldi; Agus Winarji; Metia Novianti; Mahmuda Sumarno
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.7865

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi matematis mahasiswa pada mata kuliah persamaan differensial biasa (PDB) melalui penerapan Reciprocal Teaching dengan pendekatan metakognitif. Reciprocal Teaching merupakan pembelajaran menggunakan empat strategi pemahaman yaitu: merangkum dari bahan ajar, mencermati dan membuat pertanyaan, mencatat istilah atau konsep-konsep yang dijelaskan dan membuat catatan masalah yang kurang logis atau membuat kesimpulan. Penelitian ini menggunakan mixed method, yaitu penggabungan metode kuantitatif dan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman secara mendalam tentang kemampuan literasi matematis. Untuk desain penelitian ini ialah explanatory sequential, dengan mendahulukan fase kuantitatif kemudian dilanjuti dengan fase kualitatif. Desain yang digunakan pada fase kuantitatif yaitu Experimental Design Pre Test Post Test. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika PMIPA FKIP Untan semester genap tahun akademik 2023-2024. Instrumen penelitian menggunakan tes literasi matematis dan wawancara serta dokumentasi sehingga memperoleh data kemampuan literasi Mahasiswa yang kemudian data yang diperoleh diolah dengan uji t. Hasil dari uji T diperoleh sig .001 < .005 sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan Model Reciprocal Teaching dengan pendekatan metakognitif efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematis mahasiswa. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa terdapat perbedaan rata-rata dari kelas dengan metode konvensional dan kelas bermetodekan Reciprocal Teaching dengan pendekatan metakognitif yang berarti kemampuan literasi matematis mahasiswa terjadi peningkatan.