Sonia Rahmawati
UIN Maulana Malik Ibrahim

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ketika Baghdad Bersinar: Masa Emas dan Akhir Dinasti Abbasiyah 750-1258 M Shofil Fikri; Ahmad Maulana Bisri; Sonia Rahmawati
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.597

Abstract

Dinamika Dinasti Abbasiyah (750–1258 M) dengan menempatkan masa keemasan Baghdad dan proses keruntuhan dinasti dalam satu kerangka yang terpadu. Fokus kajian diarahkan pada tiga aspek utama, yakni: (1) faktor-faktor sosial-politik yang melatarbelakangi lahirnya Abbasiyah setelah menggulingkan Umayyah; (2) pendorong kemajuan peradaban Abbasiyah yang menjadikan Baghdad pusat ilmu pengetahuan, ekonomi, dan budaya; serta (3) penyebab kemunduran yang bersifat internal maupun eksternal hingga puncaknya pada kehancuran Baghdad oleh bangsa Mongol tahun 1258 M. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar, DOAJ, dan Garuda menggunakan kata kunci terkait Abbasiyah, masa keemasan Islam, dan Baghdad 1258. Dari ±120 dokumen yang teridentifikasi, tersaring ±65 pada tahap screening, ±35 memenuhi kelayakan, dan 25 sumber utama dianalisis menggunakan analisis isi tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemajuan Abbasiyah dibangun oleh pemerintahan terpusat, birokrasi multietnis, stabilitas ekonomi-perdagangan, serta institusi keilmuan seperti Bayt al-Hikmah. Namun, faktor internal berupa konflik elite, melemahnya otoritas khalifah, dominasi militer, korupsi, dan disintegrasi wilayah memperlemah ketahanan negara, sehingga tekanan eksternal terutama ekspansi Mongol mempercepat keruntuhan. Kajian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemajuan intelektual dan ketahanan politik-militer dalam menjaga keberlanjutan peradaban.
Desain Pembelajaran Alquran Hadits pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Kaila Fadia Ilayya; Sonia Rahmawati; Mayang Dwi Anggraeni; Shofil Fikri
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.758

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist sebagai salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran di MTs dan MA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist, implementasinya pada jenjang MTs dan MA, serta tantangan dalam pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist perlu dirancang secara sistematis dengan mengintegrasikan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, materi ajar, strategi, media, dan asesmen. Desain pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap religius, keterampilan, dan kemampuan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadist. Implementasi pembelajaran pada MTs lebih menekankan penguasaan kompetensi dasar, seperti membaca Al-Qur'an, memahami makna ayat dan hadist, menghafal, serta pembiasaan perilaku religius. Sementara itu, pada MA pembelajaran diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), analisis kandungan ayat dan hadist, serta penerapan ajaran Islam dalam konteks kehidupan kontemporer. Penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan kompetensi pedagogik guru, pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, serta asesmen yang masih berorientasi pada aspek kognitif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan desain pembelajaran yang sistematis, inovatif, dan berbasis teknologi dapat menjadi acuan bagi guru dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an Hadist sesuai dengan karakteristik peserta didik pada setiap jenjang pendidikan. Dengan demikian, desain pembelajaran yang adaptif dan komprehensif berperan penting dalam mendukung tercapainya pembelajaran Al-Qur'an Hadist yang efektif, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan kompetensi serta karakter peserta didik.