Supervisi pendidikan merupakan salah satu upaya strategis dalam meningkatkan mutu belajar dan mengajar melalui pembinaan profesional guru secara berkelanjutan. Namun, pelaksanaan supervisi di berbagai sekolah masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi supervisor, rendahnya pemahaman guru terhadap fungsi supervisi, serta kurang optimalnya komunikasi dalam proses pembinaan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran supervisi pendidikan dalam meningkatkan kompetensi guru, kualitas pembelajaran, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya peningkatan efektivitas supervisi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur (literature review) melalui penelaahan berbagai jurnal dan referensi ilmiah yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Data diperoleh dari Google Scholar, ResearchGate, dan Scopus, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru melalui pembinaan yang sistematis, kolaboratif, dan berkelanjutan. Supervisi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran melalui perbaikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Selain itu, efektivitas supervisi dipengaruhi oleh kompetensi supervisor, pendekatan yang digunakan, serta kualitas komunikasi antara supervisor dan guru. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi supervisor, penerapan pendekatan supervisi yang humanis dan adaptif, serta pembangunan budaya kolaboratif di sekolah agar supervisi pendidikan dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan dalam meningkatkan mutu belajar dan mengajar.