Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan karakteristik kepribadian guru senior dan guru junior dalam mengelola kelas di SMAN Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan satu guru senior dan satu guru junior. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru senior lebih menonjol dalam aspek kesabaran, komunikasi, keadilan, pendekatan personal, dan pembentukan karakter siswa. Sementara itu, guru junior lebih menonjol dalam aspek kreativitas, inovasi pembelajaran, ketegasan, pengelolaan kelas yang terstruktur, pemanfaatan teknologi, serta penerapan sistem reward dan punishment. Meskipun memiliki cara yang berbeda dalam mengelola kelas, keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan pembelajaran yang efektif, meningkatkan motivasi belajar siswa, dan membentuk karakter yang positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman mengajar berpengaruh terhadap cara guru mengelola kelas, namun guru senior maupun guru junior sama-sama memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran.
Copyrights © 2026