Sri Raharjo Saptono Putro
Institut Teknologi Bisnis dan Bahasa Dian Cipta Cendikia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PARENTAL READ-ALOUD AS COGNITIVE SCAFFOLDING IN EXAM PREPARATION: A CASE STUDY OF A FIFTH-GRADE LEARNING STRATEGY Fitri Ar Rasyid; Hadi Rohyana; Sri Raharjo Saptono Putro
JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies Vol. 1 No. 2 (2025): JOEBAS: Journal of Education, Behavior, and Social Studies
Publisher : LPPM Universitas Bani Saleh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65624/joebas.v1i2.385

Abstract

Perkembangan anak usia sekolah dasar ditandai oleh meningkatnya kemampuan kognitif dan metakognitif, khususnya dalam hal kemandirian belajar. Namun, tidak semua anak menunjukkan pola perkembangan yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan strategi belajar seorang siswa kelas V Sekolah Dasar yang menunjukkan ketergantungan pada pembacaan materi oleh orang tua saat mempersiapkan ujian. Meskipun subjek penelitian telah memiliki kemampuan membaca mandiri, ia cenderung lebih cepat melupakan inti materi ketika belajar sendiri dibandingkan ketika materi dibacakan oleh ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi langsung dan wawancara informal dengan anggota keluarga. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pembacaan lisan berperan sebagai bentuk dukungan kognitif eksternal (scaffolding) yang membantu meningkatkan fokus, pemahaman, dan daya ingat anak terhadap materi ujian. Di sisi lain, pola belajar ini berpotensi menghambat perkembangan kemandirian belajar apabila tidak disertai dengan latihan strategi belajar aktif. Temuan ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pembacaan materi pada anak usia sekolah dasar tidak selalu mencerminkan kelemahan akademik, melainkan dapat menjadi indikator bahwa perkembangan strategi belajar dan metakognisi anak masih memerlukan pendampingan. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya peran orang tua dan guru dalam memberikan dukungan belajar yang bersifat bertahap untuk mendorong kemandirian belajar anak.