Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Urgensi Pelayanan Bimbingan dan Konseling Islam dalam Meningkatkan Emotional Bonding Remaja Anggi Fitria; Iqbal Nuari; Thaheransyah Thaheransyah; Fadil Maiseptian
Empowerment Counseling Journal Vol. 1 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/empowermentcounselingjournal.v1i1.9694

Abstract

Emotional bonding plays a crucial role in adolescent development, influencing their psychological and social well-being. In Padang, adolescents face various emotional challenges that require a holistic approach. Islamic Guidance and Counseling Services (BKI) offer a solution based on spiritual values to support their emotional well-being. This article examines the urgency of BKI in enhancing emotional bonding among adolescents in Padang. The study aims to explore how BKI facilitates self-awareness, emotional regulation, empathy, and social skills development. The methodology includes a literature review and an analysis of BKI program implementation in educational institutions and religious organizations. The findings indicate that BKI effectively integrates Islamic values into counseling, helping adolescents manage emotions, enhance empathy, and strengthen social relationships. This article recommends expanding BKI programs to foster adolescents' emotional development more comprehensively, ensuring their psychological resilience and positive social interactions.
Dukungan Psikososial Berbasis Nilai-Nilai Islam bagi Penyintas Banjir: Sebuah Library Research Fadil Maiseptian; Thaheransyah Thaheransyah; Anggi Fitria; Iqbal Nuari
Jurnal Media Ilmu Volume 5 No. 1 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jmiu.v5i1.8197

Abstract

Bencana banjir tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga beban psikologis yang serius bagi para penyintas, seperti kecemasan, kesedihan mendalam, trauma, dan hilangnya makna hidup. Dalam masyarakat muslim, nilai-nilai keagamaan sering digunakan secara spontan oleh penyintas maupun relawan sebagai sumber kekuatan selama proses pemulihan, namun kajian sistematis mengenai bagaimana nilai-nilai Islam dapat disusun menjadi kerangka dukungan psikososial yang terstruktur masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan implementasi dukungan psikososial berbasis nilai-nilai Islam bagi penyintas banjir melalui pendekatan library research. Data dikumpulkan dari buku, artikel jurnal, dan publikasi ilmiah lain yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai Islam seperti sabar, tawakal, syukur, dzikir dan doa, serta ukhuwah berfungsi sebagai sumber daya utama yang memperkuat resiliensi penyintas, menurunkan tekanan psikologis, dan mengembalikan makna hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model dukungan psikososial berbasis nilai Islam dapat melengkapi intervensi psikososial konvensional dan merekomendasikan integrasinya ke dalam program penanggulangan bencana berbasis komunitas.
Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Psychological Well-being Pada Lansia Pespektif Bimbingan dan Konseling Anggi Fitria; Iqbal Nuari; Thaheransyah Thaheransyah; Fadil Maiseptian
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan KajianĀ Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia dalam perspektif bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah lansia yang tergabung kelompok senan di Kecamatan Nanggalo, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive dan random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner aktivitas fisik dan skala psychological well-being yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia (r = 0,546; p 0,05). Aktivitas fisik berkontribusi sebesar 30% terhadap varians kesejahteraan psikologis, yang berarti semakin aktif lansia secara fisik, semakin tinggi tingkat kesejahteraan psikologisnya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aktivitas fisik sebagai faktor pendukung kesejahteraan psikologis dalam layanan bimbingan dan konseling bagi lansia. Konselor dapat mengintegrasikan program aktivitas fisik dalam intervensi konseling guna membantu lansia mencapai keseimbangan emosional, kebahagiaan, serta penerimaan diri yang lebih baik di masa lanjut usia.Kata kunci: aktivitas fisik, psychological well-being, lansia, bimbingan dan konseling