Suchi Nurul Khofifah
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

View Of Creed According To Abdullah Bin Abdul Wahhab Suchi Nurul Khofifah; Fitri Diana Hasibuan; Mat Amin; Panghulu Abdul Karim; Zulfiana Herni
Educare: Journal Educational and Multimedia Vol. 3 No. 1 (2025): Educare: Journal Educational and Multimedia, april 2025
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the Islamic world in the Middle Ages (1250-1800 AD) ideas of renewal and efforts to purify the faith emerged. Which is a reaction to political conditions and ideology monotheism among the people Islam. On the peninsula Arabia, appear to on the historical stage of a prominent figure, Muhammad ibn 'Abd al-Wahhâb, who had great attention to the issue of purifying faith and reform in Islam. Muhammad ibn 'Abd al-Wahhab's full name is Abu 'Abd Allâh Muhammad ibn 'Abd al-Wahhâb ibn Sulaymân Abu 'Ali b. Muhammad ibn Ahmad ibn Rashid al-Tamimi He born in Nejd, a country Which located in heart field sand that is still pure in its Islam. History books generally reveal that he lived between 1703 and 1787 AD. In the character, knowledge, and life experiences of Muhammad ibn 'Abd al- Wahhâb collected potential For spark his ideas. Thinking Which Its initiation in improving the position of Muslims arose not as a reaction to the political atmosphere as occurred in the Ottoman and Mughal empires, but as a reaction to the understanding of monotheism among Muslims at that time. The purity of their monotheism has been damaged by the teachings of the tarekat since then century 13th spread wide in world Islam. Ideas Muhammad ibn 'Abd al-Wahhâb's efforts to eradicate heresy that entered Islamic teachings eventually developed into a movement called the "Wahabi Movement" .
Analisis Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada Mata Kuliah Ilmu Pendidikan Islam Program Studi Manajemen Pendidikan Islam : Penelitian Nur Haflisma Lubis; Suchi Nurul Khofifah; Siti Halimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5443

Abstract

Implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menuntut sinkronisasi presisi antara perencanaan dan pencapaian pembelajaran, namun sering kali ditemukan ketidakselarasan pada aspek asesmen dan integrasi teknologi. Penelitian ini bertujuan mencapai tingkat kesesuaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Ilmu Pendidikan Islam dengan prinsip OBE pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik analisis dokumen terhadap tujuh elemen utama OBE, meliputi keselarasan CPL-CPMK, materi, metode, hingga sistem asesmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPS Ilmu Pendidikan Islam memiliki tingkat keselarasan sebesar 82% yang berada pada kategori baik. Kekuatan utama terletak pada pemetaan CPL-CPMK yang koheren dan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa, meskipun masih ditemukan kelemahan pada aspek asesmen autentik, penguatan ranah afektif-psikomotorik, serta integrasi sumber belajar digital. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa RPS secara umum telah memenuhi standar OBE namun memerlukan optimalisasi pada instrumen penilaian dan pemanfaatan teknologi. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya rekonstruksi penilaian rubrik dan pengembangan media digital guna memastikan seluruh dimensi pencapaian pembelajaran, khususnya sikap spiritual dan keterampilan praktis, dapat diukur secara optimal dalam pendidikan Islam.