Nur Haflisma Lubis
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Berbasis Multikultural dalam Perspektif Alquran Burhanuddin; Ikhwan Ciptadi; Muhammad Nasrullah Ramadhana; Mohammad Al Farabi; Nur Haflisma Lubis
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 14 No. 1 Februari (2025): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan berbasis multikultural dalam perspektif Al-Qur’an, dengan fokus pada konsep relevansinya dalam membangun harmoni sosial di tengah keragaman budaya dan agama. Fokus masalah pada penelitian ini adalah bagaimana Al-qur’an memandang keberagaman budaya dan agama serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan dalam konteks pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), di mana data utama diperoleh dari ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan prinsip-prinsip multikulturalisme serta tafsir klasik dan kontemporer, serta buku ilmiah lainnya sebagai rujukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an memberikan landasan normatif yang kuat untuk menghargai keberagaman melalui prinsip-prinsip keadilan, toleransi dan penghormatan terhadap perbedaan. Implementasi pendidikan berbasis multikultural dapat dilakukan melalui pengintegrasian ke dalam kurikulum dan pembelajaran yang inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan berbasis multikultural dalam perspektif Al-qur’an berperan penting dalam membangun masyarakat yang inklusif, damai dan saling menghormati, serta relevan untuk diterapkan ditengah tantangan zaman globalisasi.
Analisis Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada Mata Kuliah Ilmu Pendidikan Islam Program Studi Manajemen Pendidikan Islam : Penelitian Nur Haflisma Lubis; Suchi Nurul Khofifah; Siti Halimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5443

Abstract

Implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) menuntut sinkronisasi presisi antara perencanaan dan pencapaian pembelajaran, namun sering kali ditemukan ketidakselarasan pada aspek asesmen dan integrasi teknologi. Penelitian ini bertujuan mencapai tingkat kesesuaian Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Ilmu Pendidikan Islam dengan prinsip OBE pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik analisis dokumen terhadap tujuh elemen utama OBE, meliputi keselarasan CPL-CPMK, materi, metode, hingga sistem asesmen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPS Ilmu Pendidikan Islam memiliki tingkat keselarasan sebesar 82% yang berada pada kategori baik. Kekuatan utama terletak pada pemetaan CPL-CPMK yang koheren dan metode pembelajaran yang berpusat pada siswa, meskipun masih ditemukan kelemahan pada aspek asesmen autentik, penguatan ranah afektif-psikomotorik, serta integrasi sumber belajar digital. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa RPS secara umum telah memenuhi standar OBE namun memerlukan optimalisasi pada instrumen penilaian dan pemanfaatan teknologi. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya rekonstruksi penilaian rubrik dan pengembangan media digital guna memastikan seluruh dimensi pencapaian pembelajaran, khususnya sikap spiritual dan keterampilan praktis, dapat diukur secara optimal dalam pendidikan Islam.
DEVELOPMENT OF THE DORMITORY NANNY PARENTING MODEL IN SHAPING THE MORALS OF STAI AS-SUNNAH DELI SERDANG STUDENTS Nur Haflisma Lubis; Mardianto; Salminawati
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 3 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i3.9208

Abstract

The development of female students in dormitories is an important part of Islamic education. However, the implementation of coaching in the STAI As-Sunnah Deli Serdang Student Dormitory still faces various obstacles, such as the lack of a structured parenting model, the lack of operational guidelines for musyrifah, and the discovery of various violations of rules that show that the process of moral formation is not optimal. This research aims to develop the STAI As-Sunnah Deli Serdang Student Dormitory Maintenance Module, analyze its development steps, and test the feasibility, effectiveness, and practicality of the resulting modules. The research uses the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model which includes the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation stages. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, documentation, questionnaires, and tests. The feasibility of the product was validated by material experts, design/media experts, and linguists, while the effectiveness was tested using pre-test and post-test to 38 female students and analyzed with Normalized Gain (N-Gain). Practicality was measured through a questionnaire of musyrifah and female students. The results of the study show that the modules developed meet the criteria are very feasible based on the validation of experts. The effectiveness test showed an increase in the average score from 41 in the pre-test to 81 in the post-test with an N-Gain value of 0.68 (medium category), so that the module was effective in increasing students' understanding of Islamic morals. The practicality test also received a very positive response, with a percentage of 83% from musyrifah and 88% from female students. Thus, the STAI As-Sunnah Deli Serdang Dormitory Dormitory Maintenance Module is declared feasible, effective, and practical as a guideline for moral development in the dormitory environment.