Belian Sunja Sari
Universitas Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Preservasi Di Perpustakaan Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH Sebagai Upaya Pemeliharaan Koleksi Vebby Dwi Regita; Aqiqah Bulan Sari; Zahra Lestari Ramadani; Femi Sulistiawati; Belian Sunja Sari; Alfiyah Alfiyah; Septiani Yolanda; Rahmat Alifin Valentino; Fransiska Timoria Samosir
AL Maktabah Vol 9, No 2 (2024): DESEMBER
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mkt.v9i2.3379

Abstract

Perpustakaan adalah institusi yang mengelola koleksi berupa karya tulis, karya cetak, dan karya rekam yang dikelola secara profesional guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian bahan pustaka, dan sarana rekreasi pemustaka. Perpustakaan yang baik adalah perpustakaan yang merawat dan menjaga bahan pustaka supaya informasi yang terkandung di dalamnya dapat terjaga dengan baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang, kegiatan pemeliharaan ini biasa kita sebut dengan preservasi bahan pustaka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan preservasi bahan pustaka di Universitas Dr. Hazairin, SH. Metode yang digunakan untuk penelitian preservasi bahan pustaka ini menggunakan penelitian kualitatif dan pengamatan deskriptif yang mana penulis melakukan pengamatan langsung dan melakukan wawancara kepada informan yang ditemui di Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa Perpustakaan Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH telah melakukan Preservasi bahan pustaka tetapi belum maksimal dan tindakan Preservasi bahan pustaka di Universitas Dr. Hazairin, SH masih dilakukan dengan cara konvensional. Terdapat beberapa kendala dalam penangannya, salah satunya dari faktor anggaran dan sumber daya manusia yang belum mumpuni. Kegiatan preservasi dan pelestarian bahan pustaka dibutuhkan kerja sama antara pustakawan dan pemustaka agar dapat berjalan dengan semestinya
PRESERVATION OF VISUAL CULTURAL HERITAGE THROUGH THE MANAGEMENT OF DIGITAL ILLUSTRATIONS OF NUSANTARA MANUSCRIPTS AT THE NATIONAL LIBRARY OF THE REPUBLIC OF INDONESIA Belian Sunja Sari; Fransiska Timoria Samosir; Diyas Widiyarti
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v11i1.28818

Abstract

The digitization of Indonesian manuscripts is not only related to the preservation of texts, but also includes visual information such as illustrations and illuminations. Previous studies have focused more on the technical aspects of digitization, while the representation of illustrations in metadata is still rarely studied. In fact, without a clear representation, illustrations are difficult to trace and utilize as cultural information. This study aims to examine the management of illustrations of Indonesian manuscripts in digital form and analyze their representation in metadata on the Khastara portal at the National Library of the Republic of Indonesia. The method used is a qualitative case study approach through non-participatory observation techniques, interviews, and literature review with five informants. Data analysis refers to the Digital Cultural Heritage Standards framework: From Silo to Semantic Web, which includes elements of METS, Semantic Web, and Enricher. The research findings show that digitization is carried out systematically and is able to record illustrations well visually. However, in metadata, illustrations are still presented as part of the general description of the manuscript and have not been positioned as independently accessible information. This condition indicates that the function of metadata is still limited to collection description and does not fully support the traceability of visual information. This research confirms that metadata development needs to be directed at the ability to represent illustrations as structured visual information. This is crucial so that digital repositories function not only as storage but also as a means of broader access and utilization of cultural heritage.