Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Dan Kesadaran Masyarakat Tentang Cegah Stunting Sejak Dini Di Dusun Way Dadi Ai Kustiani; Asep Jalaludin Saleh; Ajib Jayadi; Nadia Sagita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sultan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Abdisultan
Publisher : Sultan Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58291/abdisultan.v2i1.355

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yaitu tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 yang mengalami stunting di Provinsi Lampung sebanyak 15,2%. Adapun prevalensi tertinggi terdapat di Kabupaten Pesawaran sebanyak 25,1%. Berdasarkan hasil survey langsung didapatkan bahwa di Dusun Waydadi Desa Tanjung Rejo terdapat 7 dari 19 balita mengalami stunting. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan mengadakan penyuluhan. Kegiatan ini diikuti oleh semua ibu hamil dan ibu yang memiliki balita di Dusun Waydadi Desa Tanjung Rejo. Kegiatan berjalan dengan lancar dan para peserta antusias serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan ini. Berdasarkan hasil pretest dan hasil post test dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai stunting yang ditunjukkan dengan hasil post test lebih tinggi dari pretest.
Hubungan Asupan Zat Besi (Fe) dan Protein dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Nadia Sagita; Asep Jalaludin Saleh; Radella Hervidea
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Medika Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jkkmedika.v1i2.437

Abstract

Anemia in pregnant women is a major public health problem in Indonesia, including in Bandar Lampung, with a high prevalence. One of the main causes of anemia is inadequate nutritional intake, particularly iron and protein. Insufficient protein intake can disrupt iron transport for hemoglobin synthesis, increasing the risk of anemia. This study aimed to determine the relationship between iron and protein intake and the incidence of anemia in pregnant women at Gedong Air Public Health Center, Bandar Lampung, in 2025. This study used a cross-sectional design with a population of 257 pregnant women and a sample of 80 respondents selected through accidental sampling. Data on anemia incidence were obtained from the Public Health Center, while iron and protein intake data were collected through 3x24-hour food recall interviews and analyzed using Nutrisurvey software. Data were analyzed using univariate and bivariate methods with the chi-square test at a 95% confidence level. The results showed that 60.0% of respondents experienced anemia, 88.8% had insufficient iron intake, and 80% had insufficient protein intake. The chi-square test showed no significant relationship between iron intake and anemia incidence (p=0.773), as well as no significant relationship between protein intake and anemia incidence (p=0.732). Although statistically insignificant, this study indicates that anemia prevalence among pregnant women in this area remains high, with most respondents having inadequate iron and protein intake. Adequate fulfillment of iron and protein remains crucial to prevent anemia and pregnancy complications.