Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Evaluasi Kebijakan Program Pengendalian Tuberkulosis Di Puskesmas Desa Lalang Kecamatan Medan Sunggal Tri Budiarti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6721

Abstract

Tuberkulosis merupakan suatu masalah kesehatan pada masyarakat dan terbesar didunia. Tahun 2018, menurut WHO secara garis besar diperhitungkan sekitar 10 juta masyarakat mengalami kematian pada kasus Tuberculosis. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui evaluasi pelaksanaan program pengendalian Tuberkulosis diwilayah kerja Puskesmas Desa Lalang. Penelitian ini merupakan kualitatif dimana bersifat fenomenologi. Pendataan ini melalui wawancara dengan 6 informan. Penelitian ini berada di Puskesmas Desa Lalang Kecamatan Medan Sunggal selama bulan September-Oktober 2025. Hasil dari penelitian ini terdapat minimnya pengetahuan para nakes tentang kebijakan yang ada di Puskesmas dan kurang mendekati standar nasional pada Angka Penemuan Kasus (CDR), kurangnya standar Angka Notifikasi Kasus (CNR) serta turunnya Angka Penjaringan Kasus setiap tahunnya sehingga berdampak kepada program ini yang sedang berlangsung di Puskesmas Desa Lalang. Peneliti memberikan masukan ke Puskesmas untuk dapat memperbaiki program pengendalian tuberkulosis terutama untuk pemberian pemahaman Tuberkulosis serta memperbanyak karyawan sehingga lebih fokus untuk mengatasi masalah Tuberkulosis. Untuk Dinas Kesehatan harus meningkatkan sosialisasi tentang masalah kesehatan kepada masyarakat agar masyarakat dapat menambah ilmu pengetahuan terhadap penyakit Tuberkulosis.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepuasan Pasien dalam Menggunakan SIMRS di Ruang Pendaftaran Online Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Tri Budiarti; Anggi Maulida Sari; Cut Roza Asminanda; Lily Putri Marito; Ahmad Yani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59641

Abstract

Kepuasan pasien mengenai Sistem Informasi terhadap Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dirumah sakit merupakan komponen utama untuk menilai tingkat kepuasan pasien. Pemicu komponen yang mempengaruhi kepuasan penggunaan SIMRS meliputi kualitas sistem, dan kualitas informasi, serta kualitas dalam peayanan. Masalah dari pasien yang melakukan pendaftaran secara manual dimana pasien tidak dapat melaksanakan pendaftaran melalui secara online Penelitian ini bertujuan agar dapat mengetahui berbagai Faktor apa saja Yang Berhubungan dengan Tingkat Kepuasan Pasien terhadap menggunakan SIMRS diruang Pendaftaran Online Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Penelitian ini dilakukan pada Maret–April 2026 dengan memakai metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif atau berdasarkan jumlah dan diketahui sejumlah 62 responden. Hasil penelitian ini melihatkan 62 responden yang mengatakan bahwa mutu sistem terdapat dikategorikan sebagai kurang baik sebanyak 27 responden (43,7%), baik sebanyak 35 responden (56,3%), dan kualitas informasi dinilai kurang baik sebanyak 38 responden (62,5%), baik sebanyak 24 responden (37,5%), kualitas layanan yang memberikan penilaian kurang puas sejumlah 35 responden (59,4%) dan puas sebanyak 27 responden (40,6%), serta kepuasan pasien dalam menggunakan SIMRS di dalam ruangan pendaftaran secara online dikategorikan sebagai katagorikan kurang baik sebanyak 28 responden (43,7%), baik sebanyak 34 responden (56,3%).
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Diet pada Penderita Hipertensi di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Rinawati Br Tarigan; Mona Hastuti; Tri Budiarti
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.17973

Abstract

Kepatuhan terhadap diet merupakan salah satu faktor penting dalam pengendalian hipertensi, namun tingkat kepatuhan penderita masih dipengaruhi oleh berbagai faktor individu dan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat pendidikan dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada seluruh responden yang memenuhi kriteria penelitian, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square untuk mengidentifikasi hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga dan tingkat pendidikan memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan diet pada penderita hipertensi. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan pengelolaan hipertensi tidak hanya bergantung pada intervensi medis, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan lingkungan keluarga serta kemampuan individu dalam memahami informasi kesehatan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan promotif dan edukatif yang melibatkan keluarga serta peningkatan literasi kesehatan sebagai strategi untuk memperkuat kepatuhan diet dan mendukung pengendalian hipertensi secara berkelanjutan.
Edukasi Kepada Masyarakat Tentang Pengendalian Tuberkulosis di Puskesmas Desa Lalang Tri Budiarti; Mona Hastuti; Anggi Maulida Sari; Rafika Nur Siregar; Rinawati Br Tarigan; Lily Lily; Agung Nugroho; Aninda Astari
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/j5y0ta83

Abstract

Tuberkulosis atau TB Paru salah satu penyakit yang menular yang diakibatkan dari bakteri yang Bernama Mycobacterium Tuberculosis yang bisa menyerang berbagai organ tubuh manusia akan tetapi umumnya menyerang pada organ paru-paru yang terus menjadi masalah kesehatan yang sangat perlu ditangani secepatnya di Indonesia terutama dimasyarakat yang minim akan informasi mengenai penyakit tuberculosis ini. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan di Puskesmas Desa Lalang ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit tuberkulosis terhadap seluruh pasien tuberkulosis di Puskesmas Desa Lalang. Kegiatan ini bermulai dari Langkah pertama sebagai pemikiran terhadap dampak yang di derita oleh pasien dan melakukan penimbangan terhadap berat badan sebagai salah satu faktor dari keadaan Gambaran pada kesehatan.Kemudian selanjut nya pada tahap percobaan dengan melakukan pemberian penjelasan dan pemahaman tentang penyakit tuberkulosis yang di sampaikan salah satunya mengenai tata cara penanganan Ketika mengalami  batuk serta bersin yang baik dan tata cara  batuk yang baik dan benar.kesimpulan  dari penyelenggaraan ini dapat menunjukkan terhadap adanya penambahan wawasan pasien tentang penyakit tuberculosis dan juga pasien bisa mempraktikkan kembali bagimana etika bersin, batuk dan cara batuk yang baik. Dalam pemahaman ini agar dapat diharapkan bisa menunjang peningkatkan terhadap kesadaran seta kemampuan terhadap pasien pada saat menangani penyakit yang mereka derita juga bisa menanggulangi terhadap penularan penyakit tuberkulosis terhadap orang yang ada disekitarnya.
Faktor Risiko Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 sebagai Dasar Upaya Pencegahan di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Mona Hastuti; Rinawati Br Tarigan; Tri Budiarti
Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : Ali Institute of Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55537/j-ibm.v5i3.1494

Abstract

Diabetes mellitus is a non-communicable disease with a steadily increasing number of cases. This increase is due to significant complications that can lead to reduced life expectancy, paralysis, and an increased economic burden. This study aimed to identify risk factors for type 2 diabetes mellitus complications to inform prevention efforts at Malahayati Islamic Hospital in Medan. This observational analytical study used a case-control design. The study population consisted of diabetes patients registered at Malahayati Islamic Hospital in Medan. There were 120 respondents in total, with 60 in the case group and 60 in the control group. Data were collected through direct interviews at the hospital. Univariate and bivariate analyses were used for data analysis. The results showed that patients with diabetes mellitus (DM) for ≥5 years were 7.1 times more likely to develop complications, patients with an obese body mass index (BMI) were 3.9 times more likely to develop complications, patients with irregular blood sugar control were 2.9 times more likely to develop complications, and patients who did not adhere to their medication were 2.3 times more likely to develop complications. Duration of suffering, obesity, irregular blood sugar control, and noncompliance with treatment are risk factors for type 2 diabetes mellitus complications.