Refinna Cesari Jacobus
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Dynamic Panel Model of Tourism Performance and Income Inequality in Indonesia Yusrin S Hasan; Roy Anshor; Fathimah Kurniawati; Annisa Pratiwi Katili; Zumran Ibrahim; Refinna Cesari Jacobus; Mega Nurannisa Hippy
Diponegoro Journal of Economics Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Economics and Bussiness, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/djoe.50958

Abstract

This study investigates the dual role of tourism performance in shaping income inequality across Indonesia’s 33 provinces from 2014 to 2019. Although the sector’s contribution to the national economy declined during this period, its potential for future growth, particularly through youth-driven innovation, remains significant. Using a dynamic panel GMM approach, we analyze both the short and long-term effects of tourism performance on income inequality, capturing immediate and persistent impacts often overlooked in cross-sectional studies. Our findings reveal that tourism growth exacerbates income inequality in both temporal dimensions, underscoring the need for inclusive policies that engage stakeholders from government and businesses to local communities and youth innovators to ensure tourism becomes a driver of equitable development. As a novel contribution, this study systematically examines the immediate and sustained effects of tourism on wealth distribution while assessing causal relationships between income inequality and key economic indicators, including poverty levels, human development index, population dynamics, and unemployment. These insights advance understanding of the complex interplay between tourism development and socioeconomic disparities in Indonesia.
Analisis Ketimpangan Regional di Sulampua dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya I Wayan Stivan Styawan; Syarwani Canon; Rifi Fazrina Djuuna; Refinna Cesari Jacobus
Jurnal Studi Ekonomi dan Pembangunan Vol 4, No 1 (2026): VOLUME 4, NOMOR 1, FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jsep.v4i1.39005

Abstract

Penelitian mengenai ketimpangan regional di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) relatif terbatas dibandingkan wilayah lain di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketimpangan regional di kawasan Sulampua serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik selama periode 2015–2024. Metode analisis yang digunakan meliputi Indeks Williamson untuk mengukur tingkat ketimpangan regional dan regresi data panel untuk menganalisis pengaruh variabel independen terhadap ketimpangan regional dengan pendekatan terbaik, yaitu Fixed Effect Model (FEM). Variabel independen dalam penelitian ini terdiri atas PDRB per kapita, jumlah penduduk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), sedangkan variabel dependennya adalah ketimpangan regional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketimpangan regional di wilayah Sulampua bervariasi antarprovinsi. Tingkat ketimpangan tinggi terdapat di Papua, Papua Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara. Tingkat ketimpangan sedang terdapat di Sulawesi Tenggara, Maluku, dan Sulawesi Barat, sedangkan Gorontalo memiliki tingkat ketimpangan rendah. Hasil estimasi model menunjukkan bahwa PDRB per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan regional, sedangkan IPM dan TPT berpengaruh negatif dan signifikan. Sementara itu, jumlah penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap ketimpangan regional di wilayah Sulampua.