This Author published in this journals
All Journal BHAKTI Bhinneka
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Akses PTKIN melalui Model Service Learning berbasis Pameran Pendidikan pada Siswa SMA Arditya Prayogi; Riki Nasrullah; Singgih Setiawan; Imam Prayogo Pujiono; Jainul Arifin
BHAKTI BHINNEKA: Jurnal Bina Harmoni dan Karya untuk Transformasi Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan akses informasi mengenai pendidikan tinggi keagamaan masih menjadi kendala utama bagi siswa sekolah menengah dalam merencanakan kelanjutan studi, khususnya pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan kesiapan siswa di SMAN Kajen Pekalongan dalam mengakses pendidikan tinggi keagamaan melalui sosialisasi berbasis pameran pendidikan atau career day. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif melalui metode service learning yang mengintegrasikan unsur edukatif, reflektif, dan partisipatif. Subjek kegiatan terdiri atas siswa kelas X, XI, dan XII dengan pendampingan guru Bimbingan Konseling sebagai mitra utama. Prosedur kegiatan meliputi koordinasi awal, penyampaian informasi sistem admisi PTKIN (SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN), pembekalan teknis pendaftaran, serta pemberian motivasi akademik. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, diskusi interaktif, dan evaluasi respons peserta selama kegiatan berlangsung, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa terhadap jalur masuk PTKIN, kesiapan administratif, serta motivasi melanjutkan pendidikan tinggi keagamaan. Temuan ini menegaskan bahwa pameran pendidikan efektif sebagai media pelibatan masyarakat dalam memperluas akses pendidikan tinggi. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung transisi pendidikan siswa secara lebih terarah, inklusif, dan berkelanjutan.