Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan UMKM Dalam Analisa Potensi Pengembangan UMKM Melalui Digitalisasi Produk UMKM di Desa Plancungan, Slahung, Ponorogo, Jawa Timur Devid Frastiawan Amir Sup; Setiawan Bin Lahuri; Imam Kamaluddin; Khoirul Umam; Akhmad Affandi Mahfudz; Robby Fathurrohman; Hujjatul Islam Musthafa Abdurrahman; Faiz Izzatullah; Wildan Hakim; Naufal Azmi Ramadhan; Izzuddien Setiaji; Muhammad Hadi Wijaya Munir; Abdul Jafar; Excel Abu Ramadhan; Muhammad Iqbal Choir; M. Mava Saputra Al Maskuri
An Naf'ah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan pengabdian kepada masyarakat (LP3M) STIT Al-Urwatul Wutsqo Jombang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/annafah.v3i2.2047

Abstract

Plancungan village, a small village in Indonesia, has experienced various challenges in developing its Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This article discusses the assistance of digitalization of MSMEs products in Plancungan village which is carried out with the aim of increasing competitiveness and market access for MSMEs. The MSMEs products selected are melons, herbal medicine, tempe, crackers, and pottery. This assistance uses training methods for the use of digital technology, website creation and management, and marketing strategies through social media. The results of this assistance show that MSMEs in Plancungan village have experienced increased sales and wider market exposure. In addition, this digitalization assistance also helps MSMEs to be more adaptive to increasingly dynamic market changes. The recommendation that can be given is to continue to develop digital skills and increase cooperation with related parties in order to expand market reach. With the ongoing collaboration and innovation efforts, it is hoped that MSMEs Plancungan village can continue to grow and become one example of success in facing this digital era, and can be an inspiration for other MSMEs to continue to adapt and develop amidst the increasingly tight competition in this digital era. With the increasing development of technology and digitalization, MSMEs Plancungan village is expected to be able to take advantage of existing opportunities to continue to grow and compete in the global market.
Analisis Efisiensi Quay Container Crane terhadap Waktu Bongkar Muat Petikemas pada PT. Pelindo Terminal Petikemas Semarang Said Maskuri; Purwanto; Zihni Ihkamuddin
Jurnal Sains Bangunan Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Sains Bangunan Edisi September 2024
Publisher : FAKULTAS TEKNIK ITBADLA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/alsaba.v1i1.143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh quay container crane terhadap efisiensi bongkar muat peti kemas di Terminal Petikemas Semarang. Fokus utama adalah mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi efisiensi dan merumuskan strategi optimal penggunaan crane. Analisis waktu bongkar muat digunakan untuk mengevaluasi efisiensi operasional dan mengidentifikasi peluang peningkatan. Metode yang digunakan mencakup Data Envelopment Analysis (DEA), Box Ship Hour (BSH), dan rumus efisiensi bongkar muat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa crane nomor 6 dan 9 di terminal tersebut sudah efisien, sedangkan crane nomor 4, 5, 7, dan 8 masih memerlukan perbaikan. Rata-rata BSH tahunan untuk tahun 2023 adalah 49,825 jam, dengan variasi bulanan yang signifikan; tertinggi pada Agustus (63,95 jam) dan terendah pada April (39,89 jam). Fluktuasi ini dipengaruhi oleh volume bongkar muat, kondisi cuaca, dan kinerja crane. Secara keseluruhan, efisiensi bongkar muat berkisar antara 67,1% hingga 78,2%, dengan rata-rata 73,78%. Meskipun terdapat peningkatan efisiensi di bulan-bulan seperti Mei hingga September, terdapat ruang untuk perbaikan terutama di bulan-bulan seperti Februari dan Oktober.