Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Sistem Pendaftaran Kejuaraan Nasional Motocross Piala Panglima TNI Berbasis Web Ganjar Winasis; Evany Sofia Prameswari
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v10i1.15761

Abstract

Sebagai kompetisi tingkat Nasional, Kejuaraan Nasional Motocross Piala Panglima TNI membutuhkan sistem pendaftaran berbasis web yang efektif dan efisien. Selama ini, pendaftaran Kejuaraan Motocross masih dilakukan secara manual sehingga muncul berbagai kendala seperti antrian panjang dan rekap data yang tidak sesuai. Salah satu penyebabnya adalah peserta harus menuliskan 2 formulir berbeda, yaitu formulir pendaftaran dan scrutineering. Penerapan teknologi informasi digunakan untuk memecahkan permasalahan dalam pendaftaran Kejuaraan Nasional Motocross. Perancangan sistem pendaftaran Kejuaraan Nasional Motocross berbasis web menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Penelitian diawali dengan tahapan wawancara pihak promotor Rizqy Motorsport untuk mendapatkan gambaran lebih detail mengenai permasalahan yang ada. Beberapa tools digunakan seperti Framework Bootstrap, PHP, dan MySQL untuk merancang sistem yang terintegrasi dan mudah digunakan oleh siapa saja. Pengujian sistem pendaftaran dilakukan melalui 2 tahapan, tahap pertama pengujian akan menggunakan metode Black-box. Tahap kedua, menggunakan pengujian metode System Usability Scale berdasarkan pengalaman responden dalam menggunakan sistem. Dari hasil pengujian Black-box, sistem pendaftaran dapat berfungsi sesuai dengan rencana awal. Selanjutnya pengujian metode SUS dengan 13 responden mendapatkan skor 80,19. Sistem pendaftaran Kejuaraan Nasional Motocross Piala Panglima TNI Berbasis Web mendapatkan sistem yang dirancang memperoleh tingkat penerimaan pengguna pada marginal high (Acceptable). Sistem yang dirancang juga mendapatkan nilai Grade B untuk indikator Grade Scale dan predikat Excellent untuk indikator Adjective Rating.
SISTEM MONITORING CUACA BERBASIS IOT MENGGUNAKAN ESP32 DAN WHATSAPP UNTUK EFEKTIVITAS PENJEMURAN KERUPUK Fahrel May Inzagi; Muhammad Amirudin; Ganjar Winasis
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi: APRIL 2025
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aqnxq374

Abstract

Abstrak - Proses penjemuran merupakan tahapan krusial dalam produksi kerupuk putih yang memengaruhi kualitas dan daya simpan produk. Namun, aktivitas ini kerap terkendala oleh kondisi cuaca yang tidak menentu seperti hujan dan kelembapan udara tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem monitoring cuaca berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor suhu dan kelembapan DHT11, serta sensor cahaya LDR yang terintegrasi dengan platform WhatsApp Chatbot. Sistem ini dirancang untuk memberikan notifikasi secara real time kepada pelaku usaha, sekaligus dilengkapi dengan alarm otomatis melalui speaker horn sebagai peringatan dini saat terdeteksi potensi hujan. Hasil pengujian komponen menunjukkan bahwa sensor hujan dapat membaca nilai antara 1000-4095ADC pada kondisi hujan dan tidak hujan. Hasil pengujian Sensor LDR menghasilkan nilai rata rata galat 6,19%. Pengujian sensor DHT 11 menghasilkan nilai rata-rata galat sebesar 0,77% dalam mengukur suhu. Sedangkan dalam pengukuran kelembapan sensor DHT11 didapati nilai rata-rata galat 2,60%. Berdasarkan hasil pengujian keseluruhan sistem, sensor hujan menjadi parameter utama penelitian ini, karena data yang dihasilkan secara langsung mempengaruhi proses pengambilan keputusan pada sistem yang dirancang. Adapun sensor LDR hanya berfungsi sebagai pendeteksi intensitas cahaya, dan sensor DHT11 digunakan untuk memantau suhu serta kelembaban udara. Keduanya berperan sebagai sensor pendukung yang melengkapi informasi, namun tidak menjadi variabel utama dalam analisis kinerja sistem.
Rancang Bangun Sistem Keanggotaan Berbasis ESP32 dan RFID Terintegrasi Firebase pada Kedai Unalome Coffee Min Ibni Jahri; Bambang Hadi Kunaryo; Ganjar Winasis
JETI (Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi) Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Elektro dan Teknologi Informasi: APRIL 2025
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/zhbj9v09

Abstract

Sistem pencatatan poin pelanggan yang masih dilakukan secara manual di Kedai Unalome Coffee menimbulkan sejumlah permasalahan, mulai dari ketidakteraturan data hingga risiko kehilangan catatan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem keanggotaan otomatis berbasis ESP32 dan RFID yang terintegrasi dengan Firebase Realtime Database. Sistem ini dikembangkan untuk membantu pelaku usaha dalam mencatat poin pelanggan secara efisien dan real time, sekaligus mengeliminasi pencatatan manual yang rentan kesalahan. Metode pengembangan yang digunakan adalah prototype, dimulai dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan lunak, hingga tahap pengujian fungsional. Komponen utama sistem terdiri dari modul RFID RC522, mikrokontroler ESP32, koneksi WiFi, serta platform Firebase sebagai penyimpanan data cloud. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi kartu RFID, mengelola poin berdasarkan nominal transaksi, serta menyimpan dan menampilkan data secara real time melalui dashboard web admin. Selain itu, sistem juga mampu melakukan verifikasi kartu, pencatatan riwayat transaksi, dan penukaran poin secara otomatis. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem yang dikembangkan dapat berjalan dengan baik dan memenuhi kebutuhan efisiensi pencatatan data keanggotaan pada Kedai Unalome Coffee. Sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang terjangkau dan adaptif untuk usaha kecil menengah dalam mengadopsi teknologi digital.