Robi’ah Robi’ah
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Nilai–Nilai Pendidikan Islam yang Terdapat dalam Hadis Anjuran Azan dan Qomat Ketika Kelahiran Anak Robi’ah Robi’ah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.504

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan sunnah Rasulullah   mengazankan anak ketika lahir , penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hadist tentang anjuran azan dan iqomat yaitu  Nilai– Nilai Pendidikan Islam Yang Terdapat  Dalam Hadis Anjuran Azan Dan Qomat Ketika Kelahiran Anak. Data ini hadits  At-Tirmidzi yang berkenaan mengazankan bayi ketika lahir, data yang terkumpul  kemudian dianalisis dengan content analysis atau analisa isi. Selanjutnya dikategorisasikan (dikelompokkan) dengan data yang sejenis, dan analisa isinya secara kritis guna mendapatkan formulasi yang kongkrit dan memadai, sehingga pada akhirnya dijadikan sebagai langkah dalam mengambil kesimpulan sebagai jawaban dari rumusan masalah yang ada. Jenis penelitian ini  penelitian kepustakaan (Library Research), sedangkan metode penelitian  ini adalah data primer dan sekunder yang berhubungan dengan hadist tentang mengazankan bayi ketika lahir. Hasil penelitian adalah dalam hadist At-Tardmizi  nilai yang terkandung dalam hadist tersebut adalah nilai keimanan,nilai akhlak, nilai sosial dan nilai ibadah.
Peran Etika dan Tanggung Jawab Guru dalam Pembentukan Kepribadian Siswa di Era Pembelajaran 5.0 Robi’ah Robi’ah; Desri Ulfa; Amiddana Silfia; Safira Aulia Putri; Nabila Nabila
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.2.2025.5909

Abstract

Urgensi dari penelitian ini terletak pada meningkatnya kebutuhan akan sosok guru yang mampu menyeimbangkan kecanggihan teknologi dengan pembentukan karakter siswa, di tengah maraknya tantangan etika dan degradasi moral yang muncul akibat pesatnya transformasi digital dalam dunia pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peran etika dan tanggung jawab guru dalam membentuk kepribadian siswa di tengah transformasi digital yang semakin pesat. Melalui pendekatan tinjauan pustaka sistematis, studi ini mengkaji literatur ilmiah dari lima hingga tujuh tahun terakhir yang relevan dengan pembentukan karakter siswa oleh guru dalam konteks pembelajaran berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai teladan moral dan fasilitator dalam menerapkan nilai-nilai etika seperti kejujuran, tanggung jawab, dan integritas. Guru bertanggung jawab dalam pengembangan soft skills, etika digital, serta penciptaan lingkungan belajar yang inklusif dan kolaboratif. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat juga menjadi faktor kunci dalam mendukung proses pembentukan karakter siswa. Selain itu, guru dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan bermoral. Peran etis dan bertanggung jawab guru menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat dan berintegritas di era pembelajaran 5.0.
Fiqih Kontemporer tentang Kontrak Kerja dan Upah dalam Pekerjaan Digital Robi’ah Robi’ah; Ayu Ayu; Ilma Safitri
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 3 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v3i1.4863

Abstract

Penerapan asas-asas fiqih Islam yang fundamental menjadi penekanan utama perspektif fiqih Islam kontemporer tentang kontrak kerja dan gaji dalam kerja digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui asas keadilan dalam kontrak kerja di era digital, seperti jam kerja fleksibel dan sistem pembayaran upah berbasis proyek, yang sesuai dengan nilai-nilai syariah. Penelitian ini juga berupaya mengetahui perspektif hukum Islam tentang keabsahan kontrak kerja digital yang dilaksanakan secara daring antara pengusaha dan pekerja. Berdasarkan temuan penelitian, perspektif fiqih Islam modern tentang perjanjian kerja dan kompensasi dalam kerja digital memodifikasi asas-asas hukum Islam. Jika kontrak kerja digital memenuhi standar ijab dan qabul serta menjelaskan tujuan pekerjaan, maka kontrak tersebut dianggap sah. Kontrak kerja daring hanya efektif jika semua syarat fundamental terpenuhi, yaitu ijab (penawaran), qabul (penerimaan), tujuan yang sah, dan kompensasi yang adil dan wajar. Menurut hukum Islam, kontrak tetap dapat diberlakukan bahkan tanpa adanya pertemuan langsung selama ada pemahaman yang jelas dan tidak ada tekanan. Menurut fiqih modern, kontrak kerja digital sah jika jelas, gaji adil, dan terhindar dari unsur riba, gharar, atau maysir. Pembayaran digital sah selama transparan, dan upah harus sepadan dengan kemampuan.