Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pendidikan Nilai Menurut Sayyed Hossein Nasr Dan John Dewey Nurul Chasanah; M. Nur Shikin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.715

Abstract

Konsep pendidikan nilai adalah isu krusial dalam studi filsafat pendidikan karena berkaitan erat dengan pembentukan karakter dan arah hidup peserta didik. Seyyed Hossein Nasr dan John Dewey merupakan dua pemikir yang memiliki pandangan unik dalam mendefinisikan pendidikan nilai berdasarkan latar belakang filosofis masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemikiran kedua tokoh tersebut mengenai pendidikan nilai, tanpa membandingkan satu dengan yang lainnya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan menganalisis karya asli dan literatur pendukung yang membahas pandangan Nasr dan Dewey secara terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nasr menyoroti pendidikan nilai yang berlandaskan pada spiritualitas, tradisi keagamaan, dan metafisika Islam, di mana tujuan pendidikan adalah untuk mengarahkan manusia kembali pada kenyataan ilahi. Di sisi lain, Dewey menekankan nilai sebagai hasil dari proses pengalaman sosial, yang terbentuk melalui interaksi individu dalam kehidupan masyarakat yang demokratis. Pemikiran kedua tokoh ini mencerminkan kekayaan perspektif dalam memahami pendidikan nilai, serta dapat menjadi dasar untuk mengembangkan pendekatan pendidikan yang seimbang antara dimensi spiritual dan sosial.
Deradikalisasi Berbasis Pesantren: Membangun Resiliensi Multikultural Dalam Konflik Sosial Nurul Chasanah; Sa’adi Sa’adi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1323

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pondok Pesantren Nurul Islam Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang dalam upaya deradikalisasi dan pembangunan resiliensi multikultural di tengah konflik sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren secara efektif menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan kerukunan melalui kurikulum terpadu, kegiatan interaksi lintas budaya, serta penekanan pada literasi digital kritis. Santri dibekali pemahaman agama yang komprehensif dan keterampilan sosial untuk berinteraksi dalam masyarakat majemuk, menumbuhkan rasa cinta perdamaian. Kebaruan penelitian ini terletak pada identifikasi model deradikalisasi berbasis pesantren yang inklusif dan kontekstual, menawarkan strategi adaptif dalam penanggulangan radikalisme.