Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pedoman Gizi Seimbang Dan Jajanan Sehat Melalui Inovasi Permainan Detektif Sehat Di SD Negeri 027 Samarinda Ulu Julia Arlianti Devani; Nahara Isnaini Tri Uljanah; Nadya Zahira Shafa; Firda Mar Atus Sholihah; Novita Yuliana Ferdinand; Kania Imanuella Rante; Ratih Wirapuspita Wisnuwardani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.747

Abstract

Anak usia sekolah dasar berada dalam tahap penting pembentukan kebiasaan makan yang dapat mempengaruhi status gizi dan kesehatannya di masa depan. Namun, maraknya konsumsi jajanan sehat di lingkungan sekolah menjadi salah satu tantangan tersendiri. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas 5 di SD Negeri 027 Samarinda Ulu tentang pedoman gizi seimbang dan pemilihan jajanan sehat melalui pendekatan edukatif dan interaktif berupa permainan detektif sehat. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pra-eksperimen dengan one group pre-test dan post-test yang melibatkan 25 siswa. Edukasi dalam kegiatan ini diberikan melalui penyampaian materi interaktif dan permainan klasifikasi makanan sehat dan tidak sehat. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa secara signifikan (p < 0,05) setelah intervensi. Pendekatan inovatif ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi gizi anak sekolah dasar secara menyenangkan dan aplikatif.
Membangun Generasi Berencana Melalui Genre Talks Berbasis Peer Educator di Desa Loa Ulung: Building A Planned Generation Through Peer Educator-Based Genre Talks in Loa Ulung Village Hazizah Tausia Abdania; Nurfadilla; Rahmi Susanti; Arya Yuliansyah Putra; Diva Nabilah Anggraeni; Nadya Zahira Shafa; Yerita Adellia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Remaja adalah kelompok usia yang sangat mudah terpengaruh oleh berbagai masalah sosial seperti pernikahan di usia muda, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, dan infeksi menular seksual. Program “Genre Talks: Aku Masa Depanku” yang diadakan oleh mahasiswa dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Mulawarman memiliki tujuan untuk meningkatkan wawasan remaja di Desa Loa Ulung tentang pentingnya merencanakan masa depan yang terencana dan kesehatan reproduksi, meliputi pemutaran film edukasi, penyampaian materi terkait narkoba dan perancangan masa depan, serta lomba interaktif “Ranking 1” yang dirancang untuk menciptakan pendidik sebaya. Evaluasi dilaksanakan melalui pre-test dan post-test dengan menggunakan uji Wilcoxon.  Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta (Z = -6.280, p < 0.001), mengindikasikan efektivitas program dalam peningkatan kesadaran remaja. Pendekatan yang interaktif dan menyenangkan menjadikan kegiatan ini efektif sebagai media edukasi kesehatan berbasis komunitas yang telah didaftarkan Hak Kekayaan Intelektual sebagai luaran.   Abstract: Adolescents are an age group that is highly susceptible to various social issues such as early marriage, drug abuse, and sexually transmitted infections. The "Genre Talks: My Future“ program held by students from the Faculty of Public Health, Mulawarman University, aims to increase the awareness of adolescents in Loa Ulung Village about the importance of planning for the future and reproductive health, including educational film screenings, presentations on drugs and future planning, and an interactive ”Ranking 1" competition designed to create peer educators. The evaluation was conducted through pre-tests and post-tests using the Wilcoxon test. The results showed a significant increase in participants' knowledge (Z = -6.280, p < 0.001), indicating the effectiveness of the program in raising awareness among teenagers. The interactive and fun approach made this activity effective as a community-based health education medium, which has been registered as an intellectual property output.