Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes
Universitas KH. Mukhtar Syafaat Banyuwangi, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Peran Manajemen Pendidik dalam Meningkatkan Inovasi Pembelajaran Siti Aimah; Ahmad Dzofron; Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.947

Abstract

Manajemen pendidik memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang inovatif dan efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran manajemen pendidik dalam meningkatkan inovasi pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis studi kasus di Sekolah Menengah Terpadu Darussalam Tulungagung yang mempunyai keunikan dalam penglolaan inovasi pembelajaran. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi guna memperoleh informasi yang komprehensif terkait strategi manajemen pendidik dalam mengelola lingkungan belajar. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran manajemen pendidik masih didominasi oleh tugas administratif yang mengurangi waktu dan energi untuk mendorong inovasi pembelajaran. Selain itu, ketergantungan inovasi pada arahan kepala sekolah dan keterbatasan pelatihan inovatif bagi guru menjadi hambatan signifikan. Namun, melalui penerapan strategi partisipatif dan peningkatan kolaborasi antar guru, manajemen pendidik mampu menciptakan iklim kerja yang lebih kondusif bagi lahirnya inovasi pembelajaran. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan model pengelolaan manajemen pendidikan yang adaptif dan partisipatif, sekaligus menjadi referensi praktis bagi sekolah menengah dalam mengembangkan inovasi pembelajaran secara berkelanjutan. Kata kunci: Peran, Manajemen Pendidik, Inovasi Pembelajaran
Revitalisasi Pendidikan Karakter di Pedesaan Melalui Pembelajaran Islam Luar Sekolah Ainur Rofiq; Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes; Denny Bhekti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.950

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran sentral dalam kehidupan, karena berfungsi sebagai dasar dalam membentuk karakter anak yang baik sejak usia dini.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana pendidikan Islam luar sekolah berkontribusi dalam pembentukan karakter anak di lingkungan pedesaan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk meneliti peran pendidikan Islam nonformal, seperti TPQ, dan madrasah diniyyah dalam membentuk perilaku positif di pedesaan. Penelitian ini dilakukan di Desa Gedangan, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan model interaktif Miles dan Huberman. Teknik pengumpulan data melibatkan partisipasi pengelola pendidikan Islam luar sekolah, orang tua, serta anak-anak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam luar sekolah di pedesaan berperan signifikan dalam pembentukan karakter anak, terutama dalam aspek moral, sosial, dan agama, meskipun ada tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan pengaruh lingkungan yang memengaruhi efektivitasnya. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan Islam luar sekolah di pedesaan sebagai salah satu strategi dalam membentuk karakter anak.
Menakar Mutu dan Kesetaraan dalam Urgensi Standarisasi Penilaian Hasil Belajar M. Imam Khaudli; Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.951

Abstract

  Dalam konteks upaya peningkatan kualitas dan pemerataan pendidikan, penilaian hasil belajar yang terstandar menjadi komponen krusial yang perlu mendapat perhatian khusus. Ketidakterpaduan sistem penilaian antar sekolah sering kali menjadi sumber ketimpangan dalam pengukuran capaian belajar siswa. Hal ini tidak hanya berdampak pada mutu pendidikan, tetapi juga mencerminkan ketidaksetaraan akses terhadap standar evaluasi yang adil dan objektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi dan peran standarisasi penilaian hasil belajar dalam memastikan keadilan dan kualitas pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Sekolah Menengah Terpadu Darussalam. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan kepala sekolah, observasi proses penilaian, serta analisis dokumen kebijakan dan hasil penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakterpaduan sistem penilaian antarsekolah menyebabkan perbedaan signifikan dalam pengukuran capaian belajar siswa yang berimplikasi pada ketimpangan mutu pendidikan. Standarisasi penilaian diidentifikasi sebagai solusi strategis yang dapat menyelaraskan kriteria evaluasi, meningkatkan akuntabilitas, dan mendukung kebijakan pendidikan yang berkeadilan. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan rekomendasi berbasis data untuk pengembangan kebijakan penilaian nasional yang lebih terintegrasi dan efektif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam meningkatkan sistem evaluasi pembelajaran sehingga tercipta standar penilaian yang adil, valid, dan berkelanjutan di Indonesia.
Interpretasi Hadis Jihad di Era Digital oleh Kelompok Islamis Aldi Prasetiyo; Shobarun Jamil; Ahmad Dzofron Abiyyu Tsaqib Muhes
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1046

Abstract

Di era digital saat ini, media sosial menjadi ruang utama bagi berbagai kelompok untuk menyebarkan pemahaman keagamaan, termasuk interpretasi hadis jihad oleh kelompok Islamis. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara rinci bagaimana kelompok Islamis menafsirkan dan menyebarkan pemahaman mengenai hadis jihad melalui berbagai platform digital. Fokus utama adalah memahami narasi dan strategi komunikasi yang mereka gunakan, serta dampaknya terhadap pemahaman masyarakat, terutama para generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis wacana kritis, serta mengumpulkan data melalui dokumentasi konten media sosial, observasi online, dan wawancara mendalam dengan para ahli dan praktisi di bidangnya. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan, disertai verifikasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil studi menunjukkan bahwa kelompok Islamis memanfaatkan media digital untuk menyebarkan pemahaman jihad yang sering kali dipersempit menjadi tindakan kekerasan, tanpa menampilkan makna spiritual dan etis yang lengkap. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aktif otoritas keagamaan dan institusi pendidikan dalam menyajikan narasi yang lebih tepat dan kontekstual. Kontribusi penelitian ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana komunikasi keagamaan berkembang di dunia digital dan dampaknya terhadap dinamika sosial budaya terkait interpretasi hadis jihad.