Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Upaya Pengendalian Hipertensi Pada Lansia Di Posyandu Lansia Bua’ Tarrung Lembang Bua’ Tarrung Margaretha Rante Musu; Hayuti Windha Pagiu; Lucia Yogyana Suramas; Nofita Tudang Rombeallo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1202

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih besar dari 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih besar dari 90 mmHg pada keadaan dua kali pengukuran dengan selang waktu 5 menit serta dalam keadaan tenang atau istirahat. Penyakit Hipertensi termasuk suatu keadaan yang dapat dikendalikan. Pengetahuan seseorang mengenai Hipertensi sangatlah penting untuk membentuk sikap dalam mengupayakan pengendalian Hipertensi. Tujuan : Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Upaya Pengendalian Hipertensi Pada Lansia di Posyandu Lansia Bua’ Tarrung, Lembang Bua’ Tarrung. Metode Penelitian : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross sectional, menggunakan teknik pengambilan sampel “total sampling” dengan besar sampel 35 orang. Variabel independen adalah tingkat pengetahuan serta variabel dependen adalah upaya pengendalian hipertensi. Data di analisis menggunakan uji statistik Chi-square pada tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian : Didapatkan ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap upaya pengendalian hipertensi pada lansia dengan hasil p=0,003. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini yaitu: ada hubungan tingkat pengetahuan terhadap upaya pengendalian hipertensi pada lansia di Posyandu Lansia Bua’ Tarrung Lembang Bua’ Tarrung.
The Relationship Between Uric Acid Levels, Quality of Life, and Physical Mobility Among Older Adults in Sanik Hall, Malimbong Balepe' District, Tana Toraja Hayuti Windha Pagiu; Diana Rerung; Margaretha Rante Musu; Selpina Rongre
Jurnal Ventilator Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Ventilator
Publisher : Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59680/ventilator.v4i1.2695

Abstract

Elevated uric acid levels are a common health problem among older adults and may lead to hyperuricemia, which can cause joint pain, stiffness, reduced physical mobility, and limitations in performing activities of daily living. These conditions may adversely affect the quality of life of older adults by influencing their physical, psychological, social, and environmental well-being. This study aimed to examine the relationship between uric acid levels and quality of life as well as physical mobility among older adults in Sanik Hamlet, Malimbong Balepe' District, Tana Toraja Regency. A quantitative study with a descriptive-analytic correlational design and a cross-sectional approach was conducted. The study involved 45 older adults, all of whom were recruited using a total sampling technique. Uric acid level was the independent variable, while quality of life and physical mobility were the dependent variables. Data were analyzed using descriptive statistics and the chi-square test to determine the association between variables. The findings showed a statistically significant relationship between uric acid levels and quality of life (p = 0.003) as well as physical mobility (p = 0.001), indicating that elevated uric acid levels were associated with poorer quality of life and decreased physical mobility among older adults. In conclusion, uric acid levels are significantly associated with both quality of life and physical mobility. Regular screening, early detection, and appropriate management of hyperuricemia are recommended to improve functional independence and overall well-being among older adults.