Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paradoks disiplin kerja dan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada KSP CU Sumber Kasih Kantor Pusat Teraju. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup yang disusun berdasarkan indikator teoritis dari masing-masing variabel. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 25 dengan tahapan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji determinasi dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan disiplin kerja dan kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai R² sebesar 0,757. Secara parsial, kepemimpinan menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, sementara disiplin kerja menunjukkan pengaruh negatif dan signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa dalam konteks organisasi koperasi yang berbasis komunitas, penerapan disiplin kerja yang terlalu kaku dapat menurunkan kenyamanan kerja dan berdampak negatif terhadap kinerja. Sebaliknya, kepemimpinan yang efektif dan partisipatif terbukti mampu meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan studi manajemen sumber daya manusia di sektor koperasi, serta menawarkan implikasi praktis bagi manajemen dalam merancang sistem kedisiplinan dan kepemimpinan yang lebih adaptif terhadap budaya organisasi. Disarankan untuk penelitian selanjutnya agar menambahkan variabel lain seperti motivasi atau budaya kerja, serta memperluas objek penelitian ke unit koperasi lainnya untuk meningkatkan generalisasi temuan.