Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Teknik Reframing untuk Mengurangi Inferiority Feeling Siswa Korban Bullying Shavira Safa Oktaviona; Non Syafriafdi; Khairiyah Khadijah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1815

Abstract

Inferiority feeling yang merupakan kondisi seseorang merasa bahwa dirinya tidak berharga, tidak mampu, dan rendah dibandingkan orang lain. Hal ini dapat muncul akibat pengalaman negatif yang dialaminya seperti tindakan bullying. Inferiority feeling yang dialami siswa korban bullying dapat berdampak buruk untuk perkembangan sosial, emosional, dan akademis. Untuk itu diperlukannya upaya membantu siswa dalam mengurangi inferiority feeling yang dialami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi Inferiority Feeling siswa sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok teknik reframing, mengetahui perbedaan inferiority feeling siswa sebelum dan sesudah pemberian layanan konseling kelompok teknik reframing, dan pengaruh layanan konseling kelompok teknik reframing untuk mengurangi inferiority feeling siswa korban bullying. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yakni siswa yang memiliki inferiority feeling dan merupakan korban bullying. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu: (1) Kondisi inferiority feeling siswa korban bullying sebelum diberikan layanan konseling kelompok teknik reframing sebagian besar berada pada kategori tinggi dan setelah diberikan layanan konseling kelompok teknik reframing sebagian besar berada pada kategori rendah. (2) Terdapat penurunan inferiority feeling siswa setelah diberikan layanan konseling kelompok teknik reframing. (3) Layanan konseling kelompok teknik reframing berpengaruh untuk mengurangi inferiority feeling siswa korban bullying.