Rendahnya pencapaian cakupan ASI eksklusif di Indonesia, khususnya di Provinsi Riau, masih menjadi tantangan serius dalam kesehatan ibu dan anak. Salah satu faktor penghambat adalah bendungan ASI yang dapat berkembang menjadi mastitis jika tidak ditangani secara tepat. Aloe vera diketahui memiliki sifat antiinflamasi dan analgesik yang potensial untuk meredakan gejala tersebut. Purpose: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kompres aloe vera dalam mencegah pembengkakan payudara dan mastitis pada ibu menyusui selama masa postpartum. Methods: Penelitian ini menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PJBL) dengan desain observasional kuantitatif. Intervensi dilakukan pada 30 ibu postpartum yang mengalami gejala awal bendungan ASI di wilayah kerja Puskesmas Sail, Riau. Kompres aloe vera diaplikasikan dua kali sehari selama lima hari berturut-turut, dan evaluasi dilakukan berdasarkan skala nyeri dan skala pembengkakan (Six Point Engorgement Scale). Results: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompres aloe vera menurunkan rata-rata nyeri dari 2,16 menjadi 0 dan pembengkakan dari 2,2 menjadi 0 pada hari ke-5. Seluruh responden (100%) menunjukkan hilangnya gejala nyeri dan pembengkakan setelah lima hari intervensi. Conclusion: Kompres aloe vera efektif sebagai terapi non-farmakologis dalam mencegah dan mengatasi pembengkakan payudara postpartum. Intervensi ini aman, murah, dan mudah diaplikasikan sehingga berpotensi diintegrasikan ke dalam praktik keperawatan masa nifas. Penelitian lanjutan dengan desain eksperimen seperti RCT direkomendasikan untuk memperkuat validitas hasil