Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Makna Fatöfatö Mböwö (Takaran Mahar) Dalam Pernikahan Sebagai Kearifan Lokal Budaya di Desa Hilifalagö Kecamatan Onolalu Kalvintinus Ndruru; Helnanirma Susanti Fau; Merdina Ziraluo; Agustinus Duha; Anita Zagoto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2413

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pengetahuan generasi muda Desa Hilifalagӧ terhadap makna fatӧfatӧ mBӧwӧ (takaran mahar) dalam adat pernikahan, akibat pengaruh perkembangan zaman. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan makna dan penerapan fatӧfatӧ mBӧwӧ sebagai bentuk kearifan lokal budaya masyarakat Desa Hilifalagӧ, Kecamatan Onolalu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan langsung oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatӧfatӧ mBӧwӧ memiliki makna mendalam pada setiap elemen yang terlibat dalam pemberian mahar adat, seperti soboto/sazono (orang tua perempuan), tagusӧgana’a (kakek nenek dari pihak ibu), bӧrӧta danӧ, sifelejara/sibaya, siӧno, sitӧlu, tahӧ dambali, balӧ fulitӧ/figa fakhe, fondra’udamo, dan ono sia’a yang semuanya mencerminkan penghormatan terhadap struktur kekerabatan dan nilai budaya. Penelitian ini merekomendasikan agar generasi muda terus melestarikan tradisi ini agar tidak punah. Selain itu, guru diharapkan dapat mengintegrasikan nilai-nilai budaya ini ke dalam pembelajaran, dan peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas kajian mengenai fatӧfatӧ mBӧwӧ agar lebih bermanfaat di masa mendatang.
Analisis Gaya Bahasa dalam Novel Anak Bajang Menggiring Angin Karya Sindhunata Merdina Ziraluo; Helnanirma Susanti Fau; Agustinus Duha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa yang digunakan dalam novel Anak Bajang Menggiring Angin karya Sindhunata. Novel ini dikenal memiliki kekhasan bahasa yang puitis, simbolik, dan sarat nuansa filosofis, sehingga menarik untuk dikaji melalui pendekatan stilistika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa satuan kebahasaan dalam novel yang mengandung gaya bahasa, meliputi kata, frasa, klausa, dan kalimat. Data dikumpulkan melalui teknik membaca cermat dan pencatatan, kemudian dianalisis dengan cara mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menafsirkan jenis-jenis gaya bahasa berdasarkan teori stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa perbandingan mendominasi novel ini, dengan temuan sebanyak 38 data gaya bahasa yang terdiri atas personifikasi (15 data), simile (12 data), hiperbola (7 data), dan metafora (4 data). Majas personifikasi menjadi gaya bahasa yang paling dominan, yang menunjukkan kecenderungan pengarang dalam menghidupkan alam sebagai entitas yang memiliki emosi dan kehendak. Penggunaan simile, metafora, dan hiperbola berfungsi untuk memperkuat citraan, konflik batin tokoh, serta nuansa epik dan spiritual dalam cerita. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa gaya bahasa dalam novel Anak Bajang Menggiring Angin tidak hanya berfungsi sebagai unsur estetis, tetapi juga sebagai medium refleksi filosofis yang memperlihatkan relasi simbolik antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan penelitian stilistika dan apresiasi sastra Indonesia modern.