Perawat seringkali dihadapkan pada tantangan yang kompleks yang dapat mempengaruhi kinerja mereka. Salah satunya adalah beban kerja yang berlebih dan peran yang harus dijalani menyebabkan perawat sulit menyeimbangkan waktu antara pekerjaan dan keluarga. Perawat di RSUD Kondosapata dihadapkan beberapa kendala akibat adanya beban kerja dan peran yang dihadapinya sehingga kinerja mereka belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh beban kerja dan peran ganda terhadap kinerja perawat di RSUD Kondosapata Kabupaten Mamasa. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan dikumpulkan dengan metode kuesioner. Subjek penelitian ini adalah seluruh perawat RSUD Kondosapata yang berjumlah 52 orang. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan analisis linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan beban kerja dan peran ganda memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perawat dengan hasil uji chi square didapatkan nilai value beban kerja p = 0,001 < 0,05, dan nilai value peran ganda p =0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil analisis multivariat menggunakan analisis regresi linear berganda didapatkan hasil bahwa dari kedua variabel beban kerja dan peran ganda, variabel peran ganda lebih berpengaruh terhadap kinerja perawat. Dari hasil penelitian ini diharapkan RSUD Kondosapata terus mempertahankan kinerjanya dan terus meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Kata kunci : Beban kerja, peran ganda, kinerja perawat