Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Kemandirian Keluarga Dalam Merawat Penderita TB di Wilayah Kerja Puskesmas Lembang Muh Fauzar Al-Hijrah; Muhammad irwan; Rika Kurnia Kandacong; Sherly
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2022): April 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.284 KB) | DOI: 10.55123/insologi.v1i2.229

Abstract

In 2014, the highest number of cases of pulmonary TB were in Africa (37%), Southeast Asia (28%), and the Eastern Mediterranean region (17%). In West Sulawesi (2016) the number of new cases of positive and active BTA pulmonary TB as many as 1,240 patients, the most cases are men, namely, 771 (62%) while women 469 (38%). BTA positive pulmonary tuberculosis coverage is cured, complete treatment, and treatment success rate by province in 2016, treatment success 1,077 with successful treatment as much as 84.8. This study aims to find out the relationship of health education to the level of family independence in caring for tb sufferers. The type of research used is observational analytical research using cross sectional research designs. The research was conducted in the Lembang Majene Health Center Work area. A sample of 33 people. Fisher's Exact Test result was obtained a value of P = 0.000 (<0.05). Then it can be concluded that there is a relationship between knowledge and the level of family independence in caring for TB sufferers. It is expected to puskesmas officers to socialize home care nursing (home visits) and further improve the quality of service to people with Pulmonary TB, especially in terms of drug taking schedules.
Pengaruh Beban Kerja dan Peran Ganda Terhadap Kinerja Perawat di RSUD Kondosapata Kabupaten Mamasa Erni Febrianti; Andriyana Abdullah; Rika Kurnia Kandacong; Sherly Rudianti Batter; Alifka Rahmayanti J; Sri Arnilasari Ms
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2614

Abstract

Perawat seringkali dihadapkan pada tantangan yang kompleks yang dapat mempengaruhi kinerja mereka. Salah satunya adalah beban kerja yang berlebih dan peran yang harus dijalani menyebabkan perawat sulit menyeimbangkan waktu antara pekerjaan dan keluarga. Perawat di RSUD Kondosapata dihadapkan beberapa kendala akibat adanya beban kerja dan peran yang dihadapinya sehingga kinerja mereka belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh beban kerja dan peran ganda terhadap kinerja perawat di RSUD Kondosapata Kabupaten Mamasa. Desain penelitian adalah kuantitatif dengan metode Cross Sectional. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan dikumpulkan dengan metode kuesioner. Subjek penelitian ini adalah seluruh perawat RSUD Kondosapata yang berjumlah 52 orang. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan analisis linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan beban kerja dan peran ganda memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perawat dengan hasil uji chi square didapatkan nilai value beban kerja p = 0,001 < 0,05, dan nilai value peran ganda p =0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil analisis multivariat menggunakan analisis regresi linear berganda didapatkan hasil bahwa dari kedua variabel beban kerja dan peran ganda, variabel peran ganda lebih berpengaruh terhadap kinerja perawat. Dari hasil penelitian ini diharapkan RSUD Kondosapata terus mempertahankan kinerjanya dan terus meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Kata kunci : Beban kerja, peran ganda, kinerja perawat