Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji Aktivitas Kombinasi Ekstrak Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata (Vieill.) K.Schum) Dan Daun Kemangi (Ocimum X Africanum Lour) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans Wina Safutri; Diah Kartika Putri; Vicko Suswidiantoro; Miko Nanda Kusuma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2630

Abstract

Penyakit menular menjadi masalah serius yang dapat ditularkan oleh manusia dan hewan. Jamur ini dapat menyebabkan infeksi seperti kandidiasis yang mengenai kuku, kulit, paru-paru, mulut dan vagina. Pengobatan dengan menggunakan obat antijamur sintetis dapat menyebabkan jamur menjadi resisten. Maka diperlukan alternatif pengobatan antijamur yang terbuat dari bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skrining fitokimia pada ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata (Vieill.) K.Schum) dan daun kemangi (Ocimum x africanum Lour) dan menganalisis efektivitas kombinasi ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata (Vieill.) K.Schum) dan daun kemangi (Ocimum x africanum Lour) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Penelitian ini dilakukan uji daya hambat dengan variasi konsentrasi PI 30%:5%, PII 15%:7,5%, dan PIII 45%:2,5%. Hasil penelitian uji skrining fitokimia pada lengkuas merah (Alpinia purpurata (Vieill.) K.Schum) dan daun kemangi (Ocimum x africanum Lour) didapatkan hasil bahwa ekstrak positif menagandung saponin, tanin, alkaloid, dan flavonoid sedangkan pada senyawa steroid didapatkan hasil negatif. Hasil uji aktivitas antijamur pada konsentrasi 30%:5% sebesar 8,35 mm, konsentrasi 15%:7,5% sebesar 6,64 mm, dan konsentrasi 45%:2,5% sebesar 7,30 mm. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antijamur yang dianalisis dengan menggunakan uji One Way ANOVA dan didapatkan hasil nilai sig >0,05 yaitu 0,955 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok uji. Dari hasil uji dapat disimpulkan bahwa PI dengan konsntrasi 30%:5% merupakan konsentasi paling efektif dalam mengambat jamur Candida albicans.