Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Diseminasi Informasi Kesehatan Tentang Tuberkulosis (TBC) Di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya Bhakti, Pringsewu, Lampung Vicko Suswidiantoro; Riza Dwiningrum; Diah Kartika Putri; Tias Eka Rahmawati
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i1.473

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pada tahun 2018, jumlah penderita tuberkulosis di dunia sebanyak 10 juta jiwa (kisaran 9,0-11,1 juta) dengan rata-rata global 130 kasus baru per 100.000 penduduk pertahun dan jumlah penderita yang meninggal dunia akibat TB 1,2 juta (kisaran 1,2 - 1,3 juta). Kondisi kasus tuberkulosis di Indonesia sebanyak 511.873 kasus, dengan 4.431 kasus TB resistensi obat dan keberhasilan pengobatan mencapai 85%. Infeksi tuberkulosis dimulai ketika droplet yang mengandung bakteri M. tuberculosis masuk dalam paru-paru bermanifestasi dalam alveolus. Remaja merupakan salah satu fase dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan masa transisi dari usia anak-anak ke dewasa. Berbagai masalah kesehatan dapat ditemukan pada remaja di Indonesia. Masalah kesehatan tersebut diantaranya: kehamilan tidak diinginkan dan aborsi, penyakit malaria, TBC, DBD, diare, stunting, thypus abdominalis, IMS, masalah gizi (gizi kurang dan gizi lebih). Berdasarkan data yang diperoleh disekolah SMK Karya Bhakti, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung terdapat siswa/i sebanyak 50 orang yang harus diberikan informasi tentang penyakit TBC. Metode digunakan dengan cara memberikan penyuluhan kepada siswa/i, serta tanya jawab. Setelah diberika penyuluhan seluruh siswa/i SMK Karya Bhakti Pringsewu mengerti mengenai penyakit TBC.
SOSIALISASI PENGENALAN MIKROORGANISME PENYEBAB PENYAKIT DI SEKOLAH SEPAKBOLA PRINGSEWU FOOTBALL SCHOOL Riza Dwiningrum; Vicko Suswidiantoro; Tias Eka Rahmawati; Diah Kartika Putri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i2.618

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dibutuhkan siswa di sekolah agar terhindar dari berbagai penyakit. salah satunya adalah Cuci Tangan dengan sabun dan air bersih juga jajanan yang sehat. untuk mendukung hal tersebut perlu kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orang tua. Belum tersedianya tempat cuci tangan dan penyediaan air bersih di sekolah. Jajanan sehat bagi anak perlu diperkenalkan pada siswa juga wali murid sehingga ada kesinambungan kontrol yang baik antara pihak seolah dan wali murid. Maka, perlu diadakan Komunikasi, Edukasi dan Penyuluhan baik kepada siswa maupun wali murid. Dalam wadah sosialisasi yang diadakan oleh sekolah sepakbola Pringsewu bekerjasama dengan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP), Edukasi dan Sosialisasi yang diadakan pihak sekolah bekerjasama dengan UAP diharapkan terwujud perilaku Hidup Bersih dan sehat bagi siswa Sekolah Sepakbola Pringsewu dan kesadaran bagi siswa dalam menerapkan hidup Bersih dan Sehat (Cuci tangan paka sabun, pengunaan air bersih, jajanan sehat) sehingga terbentuk generasi sehat dan cerdas.
PENYULUHAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI DESA WONODADI RW. 003 KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2022 Diah Kartika Putri; Vicko Suswidiantoro; Mida Pratiwi; Yeni Aryanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i3.763

Abstract

Tingginya penggunaan antibiotik yang tidak tepat pada masyarakat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang antibiotik sehingga menyebabkan meningkatnya masalah resistensi antibiotik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat di Desa Wonodadi tentang penggunaan antibiotik yang baik dan benar. Metode yang dilakukan dalam kegiatan penyuluhan ini yaitu sosialisasi menggunakan leaflet dan menanyakan obat antibiotik yang sering digunakan oleh masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah salah satu warga yang bertempat di Dusun III Desa Wonodadi dan dihadiri sebanyak 40 orang yang didominasi oleh ibu-ibu. Hasil penyuluhan yang dilakukan diketahui masih banyaknya masyarakat khususnya ibu-ibu yang menyimpan antibiotik di rumah dan menggunakannya secara berlebihan. Penyuluhan Penggunaan Antibiotik ini di peroleh antibiotik tertinggi yang sering disimpan dan digunakan oleh masyarakat yaitu Amoxicillin. Acara berjalan dengan lancar dan ibu-ibu yang mengikuti pun mendengarkan dengan baik.
PENYULUHAN KESEHATAN KEPADA MASYARAKAT DI DESA WONODADI DUSUN 03 TENTANG PENYAKIT KULIT Diah Kartika Putri; Nadia Dwi Oktavian
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v5i1.1043

Abstract

Wonodadi Village, there are still many people who throw garbage in the river, causing the well water around the residents to be contaminated with river water from community waste disposal. These unhealthy environmental conditions can trigger skin disease problems. This activity aims to solve problems that occur in the Wonodadi Village community with the extension method using assistance in the form of leaflets. This disease can be prevented by maintaining personal and environmental hygiene. Poor environmental conditions can result in many people being affected or infected with skin diseases. Based on the results of this counseling, it shows the enthusiasm of the community in knowing the causes, prevention and treatment of skin diseases. There were some people affected by skin diseases from the 40 people who attended. In this activity the community responds positively to the activities that have been carried out so that it runs well and smoothly.
Pre-Dominance Herbs Medicine against Alzheimer’s Disease, In Vivo Studies: A Literature Review Vicko Suswidiantoro; Fikriya Ridlawati; Dewi Damayanti Abdul Karim; Mida Pratiwi; Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Diah Kartika Putri; Iga Mayola Pisacha; Kaka Widi Rahayu
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No S1: Supplement
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.011 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8iS1.1728

Abstract

Objective: Alzheimer's disease is a progressive, unremitting, neurodegenerative disorder that affects wide areas of the cerebral cortex and hippocampus. Abnormalities are usually first detected in the brain tissue involving the frontal and temporal lobes, then slowly progressing to other areas of the neocortex. The study aimed: to summarise pre-dominance herbs medicine with neuroprotective effects for Alzheimer’s disease. Method: Searching at PubMed (during 2001-2021), the last research was performed in December 2001; relevant websites; and scanning of reference list of relevant articles. There were no language or publication restrictions. Search for keywords in MeSH (medical subject heading) with the words ‘Alzheimer’s disease, dementia, cognitive impairment, in vivo. Results: six plants medicine In vivo preclinical studies founds the medicinal plants have promising potential to prevent Alzheimer's disease. Abstrak: Objektif: Alzheimer yaitu penyakit degeneratif yang berhubungan dengan kerusakan saraf pada area cerebral cortex dan hippocampus. Gangguan ini dapat diketahui atau terdeteksi dari adanya perubahan pada lobus frontal dan temporal serta berkembang menuju neocortex. Tujuan: merangkum keunggulan tanaman obat herbal yang memiliki aktivitas neuroprotektif pada Alzheimer. Metode: pencarian data melalui PubMed (pada rentang tahun 2001-2021), pencarian dilakukan juga terkait penelitian yang relevan. Tidak ada batasan dalam pemilihan Bahasa. Pencarian dilakukan dengan memasukkan kata kunci pada MeSH (medical subject heading) berupa Alzheimer, dementia, gangguan kognitif, in vivo. Hasil: terdapat 6 tanaman herbal yang sudah dilakukan uji prekilins in vivo yang memiliki potensi menjanjika dalam pencegahan terjadinya Alzheimer
Qualitative analysis of phenol group compounds on antiseptic products X and Y Diah Kartika Putri; Wina Safutri; Ananda Ayu Chandra; Taufiki Miftausakina; Muhammad Ridwan; Ahmad Sutomo
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No S1: Supplement
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1618.451 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8iS1.1721

Abstract

Injuries or wounds often occur in humans and animals, with various levels of severity, namely mild, moderate, and severe. The entry of pathogenic microorganisms into the open wound area can cause infection and can cause various effects including rapid loss of organ function, stress response from the sympathetic nervous system which triggers rapid physiological changes, a bleeding process accompanied by hemostasis, and even death. The substances can assist wound healing in the drug given. Antiseptic can prevent infection in the wound and clean the body parts where there are wounds. This study aimed to qualitatively analyze the phenol groups found in antiseptic products X and Y using an experimental method. The results obtained from all tests, namely sample X showed positive results in the organoleptic test, solubility test, and firmness test, but negative in the group test, while sample Y showed positive results in the organoleptic test, solubility test, group test, and firmness test. The conclusion obtained is that both positive antiseptic samples contain phenol. Abstrak: Cedera atau luka sering terjadi pada manusia maupun hewan, dengan tingkat keparahan yang berbeda-beda yaitu ringan, sedang dan berat. Masuknya sejumlah mikroorganisme patogen didaerah luka yang terbuka dapat menyebabkan infeksi dan dapat menimbulkan efek yang bervariasi diantaranya hilangnya fungsi organ tubuh secara cepat, timbul respon stres dari sistem saraf simpatis sehingga memicu perubahan fisiologis secara cepat, proses pendarahan disertai hemostatis dan bahkan kematian. Penyembuhan luka dapat dibantu dengan zat-zat yang ada didalam obat yang diberikan.  Pencegahan infeksi pada luka sekaligus membersihkan bagian tubuh yang terdapat luka dapat digunakan antiseptika. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk menganalisis secara kualitatif golongan fenol yang terdapat pada produk antiseptika X dan Y menggunakan metode eksperimen. Uji yang dilakukan pada penelitian meliputi uji organoleptik, uji kelarutan, uji golongan, dan uji penegasan. Hasil yang diperoleh dari semua uji yaitu sampel X menunjukkan hasil positif pada uji organoleptik, uji kelarutan, dan uji penegasan, namun negatif pada uji golongan, sedangkan pada sampel Y menunjukkan hasil positif pada uji organoleptik, uji kelarutan, uji golongan, dan uji penegasan. Kesimpulan yang diperoleh bahwa kedua sampel antiseptik positif mengandung fenol.
The Relationship between Compliance with Antihypertensive Drugs and the Life Quality of the Elderly in the Kresnomulyo Village Public Health Center, Pringsewu, Lampung Hotimah, Etika Khusnul; Wina Safutri; Mida Pratiwi; Diah Kartika Putri
JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN, SAINS, DAN TEKNOLOGI (JAKASAKTI)
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36002/js.v4i2.4291

Abstract

One major issue in worldwide public health is hypertension. The third-highest rate of hypertension in Ambarawa District is seen in Kresnomulyo Village. In addition to making patients' conditions worse, noncompliance with antihypertensive treatment can result in problems such as heart enlargement, stroke, and kidney failure. Patients' quality of life is affected by their compliance with antihypertensive treatment, which includes both medication and lifestyle changes. The research objective was to analyze the correlation between compliance with antihypertensive medication use and the quality of life of patients at the Kresnomulyo Public Health Center. This research is a non-experimental quantitative analytical study. Data collection was conducted by distributing questionnaires to 146 respondents. Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed that 69% of respondents were non-compliant with their medication regimen, while 31% were compliant. Regarding quality of life, 20% of respondents reported no problems, 22% reported mild problems, 24% moderate, 19% severe, and 15% very severe. In conclusion, there is a significant correlation between the level of compliance to antihypertensive medication use and the quality of life of elderly hypertensive patients at the Kresnomulyo Public Health Center, Pringsewu, with a significance level of 0.000 (p < 0.05).
Evaluasi Pelayanan Informasi Obat Terhadap Kepuasan Pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Restu Bunda Teluk Betung Tahun 2025 Elsya Azis Suryani; Vicko Suswidiantoro; Mida Pratiwi; Diah Kartika Putri; Riesce Octa Verantika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2147

Abstract

Pemberian informasi obat memiliki peranan penting dalam memperbaiki kualitas hidup dari pasien dan menyediakan pelayanan yang bermutu bagi pasien sehingga menurunkan ketidakpatuhan pasien. Kelengkapan pelayanan informasi obat pada pasien sangatlah berpengaruh terhadap kepuasan pasien, kepuasan pasien dapat dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya adalah pemberian informasi yang baik, keramahan tenaga kefarmasian, kecepatan pelayanan, ketersediaan obat, kebersihan ruang tunggu, serta ketersediaan media sebagai informasi obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelayanan informasi obat, Tingkat kepuasan pasien, dan hubungan pelayanan informasi obat terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Restu Bunda Teluk Betung Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan di RSIA Restu Bunda Teluk Betung Tahun 2025. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 110 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan uji non-parametrik chi square untuk mengetahui hubungan antar variable. Hasil penelitian pelayanan informasi obat yang diberikan dengan kategori baik sebanyak 89 pasien (80,9%), Tingkat kepuasan pasien tergolong pasien merasa puas sebanyak 88 pasien (80%) Dan didapatkan hasil korelasi pearson signifikansi sebesar 0,021 (p 0,05). Berdasarkan hasil tersebut terdapat hubungan pelayanan informasi obat dengan kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu Dan Anak Restu Bunda Teluk Betung Tahun 2025.
Uji Aktivitas Kombinasi Ekstrak Daun Kopi Robusta (Coffea Canephora Pierre Ex A.Froehner) Dan Daun Kemangi (Ocimum X Africanum Lour) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans Mida Pratiwi; Wina Safutri; Diah Kartika Putri; Rahmat Rizky Prayogo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2628

Abstract

Iklim tropis Indonesia mendukung pertumbuhan jamur seperti Candida albicans, penyebab kandidiasis yang umum menyerang kulit, mulut, dan area genital. Terapi azol efektif, namun berisiko menimbulkan efek samping, seperti masalah pencernaan dan potensi abnormalitas di enzim hati. Sebagai alternatif, digunakan bahan alami seperti Daun Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner) dan Daun Kemangi (Ocimum x africanum Lour), sehingga taraf risiko cenderung lebih kecil. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aktivitas antijamur kombinasi ekstrak kedua tanaman terhadap Candida albicans, meliputi identifikasi senyawa aktif, analisis aktivitas, dan efektivitas kombinasi. Penelitian dilakukan secara in vitro dengan rancangan post test only control group menggunakan metode difusi cakram. Data dianalisis secara statistik menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata zona hambat diperoleh ialah P1 (50%:50%) sebesar 7,76 mm, P2 (75%:25%) sebesar 10,1 mm, dan P3 (25%:75%) sebesar 5,12 mm. Uji ANOVA menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (p < 0,001), dan uji Tukey HSD menunjukkan perbedaan signifikan hanya antara P2 dan P3 (p = 0,009). Hasil uji aktivitas menunjukkan bahwa kombinasi daun kopi robusta dan daun kemangi dengan konsentrasi P1 (50%:50%), P2 (75%:25%), dan P3 (25%:75%) dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans, yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat. Zona hambat terbaik terdapat pada P2 dengan zona hambat sebesar 10,1 mm.
Uji Aktivitas Kombinasi Ekstrak Lengkuas Merah (Alpinia Purpurata (Vieill.) K.Schum) Dan Daun Kemangi (Ocimum X Africanum Lour) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida Albicans Wina Safutri; Diah Kartika Putri; Vicko Suswidiantoro; Miko Nanda Kusuma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2630

Abstract

Penyakit menular menjadi masalah serius yang dapat ditularkan oleh manusia dan hewan. Jamur ini dapat menyebabkan infeksi seperti kandidiasis yang mengenai kuku, kulit, paru-paru, mulut dan vagina. Pengobatan dengan menggunakan obat antijamur sintetis dapat menyebabkan jamur menjadi resisten. Maka diperlukan alternatif pengobatan antijamur yang terbuat dari bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skrining fitokimia pada ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata (Vieill.) K.Schum) dan daun kemangi (Ocimum x africanum Lour) dan menganalisis efektivitas kombinasi ekstrak lengkuas merah (Alpinia purpurata (Vieill.) K.Schum) dan daun kemangi (Ocimum x africanum Lour) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Penelitian ini dilakukan uji daya hambat dengan variasi konsentrasi PI 30%:5%, PII 15%:7,5%, dan PIII 45%:2,5%. Hasil penelitian uji skrining fitokimia pada lengkuas merah (Alpinia purpurata (Vieill.) K.Schum) dan daun kemangi (Ocimum x africanum Lour) didapatkan hasil bahwa ekstrak positif menagandung saponin, tanin, alkaloid, dan flavonoid sedangkan pada senyawa steroid didapatkan hasil negatif. Hasil uji aktivitas antijamur pada konsentrasi 30%:5% sebesar 8,35 mm, konsentrasi 15%:7,5% sebesar 6,64 mm, dan konsentrasi 45%:2,5% sebesar 7,30 mm. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antijamur yang dianalisis dengan menggunakan uji One Way ANOVA dan didapatkan hasil nilai sig >0,05 yaitu 0,955 yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok uji. Dari hasil uji dapat disimpulkan bahwa PI dengan konsntrasi 30%:5% merupakan konsentasi paling efektif dalam mengambat jamur Candida albicans.