Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kompres Hangat Dalam Respon Nyeri Bayi Saat Imunisasi Campak Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Selatan Kota Gorontalo Nanda Labado; Siti Maryam Latifatul Zannah Ngabito; Nirmala Biahimo; Nadine Anindi Mus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.2853

Abstract

Cakupan imunisasi menunjukkan penurunan dari 59,2% (2013) menjadi 57,9% (2018) dan masih dijumpai 32,9% yang di imunisasi tidak lengkap serta 9,2% yang tidak melakukan imunisasi dikarenakan bayi yang mendapat imunisasi akan mengalami rasa nyeri pada bekas suntikan yang menimbulkan kecemasan bahkan trauma, maka diperlukan Tindakan atraumatic care seperti kompres hangat untuk mengurangi rasa nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh kompres hangat terhadap respon nyeri bayi saat imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Kota Selatan Kota Gorontalo Tahun 2019. Selain itu penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitaf dengan desain Pra Eksperimen dengan Static Group Comparison. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 responden di wilayah kerja Puskesmas Kota Selatan. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dengan menggunakan skala FLACC (Face, Leg, Activity, Cry, Consolability). Adapun hasil yan di peroleh dalam penelitian ini beruapa rata-rata respon nyeri saat imunisasi yang diberi perlakuan kompres hangat lebih rendah yaitu sebesar 3,13 dibandingkan dengan respon nyeri yang tidak diberi perlakuan (control) yaitu sebesar 6,53. Hasil analisis data menggunakan Independent Sample T-Test diperoleh nila Thitung = 7,47 dengan nilai p= 0,000< 0,05. Olehnya adapaun kesimpulan yang ditarik dari penelitian ini adalah adanya pengaruh signifikan kompres hangat terhadap respon nyeri bayi saat imunisasi campak di wilayah kerja Puskesmas Kota Selatan Kota Gorontalo.
Sosialisasi Perencanaan Manajemen Pengelolaan Sampah di Kota Gorontalo Apdul Gandi Igirisa; Kurniadi K. Hasan; Octaviani Suryaningsih Masaguni; Siti Maryam Latifatul Zannah Ngabito; Leisyawati Ali
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v4i2.2356

Abstract

Pengelolaan sampah menjadi isu krusial di Kota Gorontalo seiring dengan pertumbuhan populasi dan urbanisasi yang pesat. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan manajemen pengelolaan sampah melalui sosialisasi dan pelatihan praktis. Selama empat bulan, sberbagai kegiatan dilakukan, termasuk seminar, pelatihan, kampanye media, dan aksi komunitas. Kegiatan ini melibatkan sekitar 1.200 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk warga kota, pelajar, dan organisasi lokal.Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta tentang prinsip dasar pengelolaan sampah, dengan peningkatan dari 45% menjadi 80% dalam pemahaman setelah kegiatan. Kampanye media dan acara komunitas berhasil meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Program ini juga memfasilitasi dialog antara masyarakat dan pemangku kepentingan lokal, memperkuat kemitraan untuk pengelolaan sampah yang lebih efektif. Meskipun berhasil dalam mencapai tujuannya, beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu dan perubahan jadwal diidentifikasi. Rekomendasi untuk program mendatang termasuk perluasan kampanye media, pengembangan program berkelanjutan, dan peningkatan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait. Melalui upaya ini, diharapkan masyarakat Gorontalo dapat menerapkan praktik pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan, serta berkontribusi pada kebersihan lingkungan yang lebih efektif.
GAMBARAN KLINIS DAN LAMA RAWAT INAP PASIEN DIABETES MELLITUS BERDASARKAN STATUS KOMPLIKASI DI RSUD DR. HASRI AINUN HABIBIE Siti Maryam Latifatul Zannah Ngabito; Tesya Oktavia Mait; Gladis A Ismail; Susanly Ainun Handoko
DE FACTO : Journal Of International Multidisciplinary Science Vol 4 No 01 (2026): DE FACTO : Journal Of International Multidisciplinary Sciences
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/defacto.v4i01.2665

Abstract

Complications of diabetes mellitus contribute to the length of hospital stay. This study aims to describe the demographic characteristics, complication status and length of hospital stay of patients with diabetes mellitus based on their complication status at Dr Hasri Ainun Habibie General Hospital, Gorontalo. This was a quantitative descriptive study with a comparative approach, utilising secondary data from inpatient medical records for the period January 2022 to December 2024. The results indicated an upward trend in the number of cases. The majority of patients were female and in the 45–54 age group. The majority experienced complications, with the distribution showing that diabetes mellitus was accompanied by other complications (non-ulcer-related), and the most common length of hospital stay was 4–7 days. In the group with a hospital stay of ?7 days, diabetes mellitus accompanied by ulcers was predominant. Strengthening diabetes management at the primary care level is necessary to prevent complications and reduce the length of hospital stay.