Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Pengembangan Ekonomi Pertanian Berkelanjutan Dan Konservasi Danau Limboto Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Di Gorontalo I Kadek Satria Arsana; Sabriana O. Gintulangi; Kurniadi K. Hasan; Fahrudin Z. Olilingo
Jurnal Sains Sosio Humaniora Vol. 6 No. 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Juni 2022
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jssh.v6i1.21219

Abstract

Pertanian berkelanjutan diharapkan sebagai bentuk konservasi sumber daya, terutama didaerah tangkapan air, degradasi, kerusakan, sedimentasi, dan pencemaran lingkungan. Pengembangan ekonomi pertanian berkelanjutan dan konservasi Danau Limboto dapat memberikan strategi pada kreasi bersama inovasi regional berkelanjutan untuk mengurangi risiko pencemaran berdampak pada lingkungan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi pertanian berkelanjutan dan inovasi daerah berkelanjutan untuk mengurangi risiko pencemaran lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Sumber data diperoleh dari data primer (masyarakat petani) dan data sekunder berupa hasil publikasi yang relevan dengan penelitian. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis ekonomi usaha tani pada tata guna lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi pertanian (padi dan jagung)di danau limboto sangat menguntungkan dan layak dikembangkan. Secara statistik input (lahan, benih, pupuk urea, NPK dan tenaga kerja) memiliki pengaruh secara simultan terhadap produksi pertanian. Dimana sebesar 57.1% produksi pertanian dapat dijelaskan oleh variabel input. Namun, hasil homogeneity degree didapat kurang dari 1 sehingga produksi pertanian berada pada kondisi decreasing return to scale. Sebagian besar petani sadar dalam konservasi danau Limboto sebagai upaya pelestarian lingkungan dengan menerapkan bahan-bahan organik, mengurangi bahan kimia serta menanam tanaman naungan.
POLITIK IDENTITAS: (POLA KOMUNIKASI POLITIK TIM ELNINO CENTER PADA PERHELATAN PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2019) Sofyan Alhadar; Zulfikar Adjie; Kurniadi K Hasan
Jambura Journal Civic Education Vol 2, No 2 (2022): Vol.2 No.2 November 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jacedu.v2i2.17067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sejauh mana strategi komunikasi politik yang dibangun oleh Tim Elnino Center pada perhelatan pemilu legislatif tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Adapun lokasi penelitian bertempat di Wilayah Kota Gorontalo. Hasil penelitian menunjukan terdapat pola komunikasi politik Tim Elnino Center di rumah ibadah (masjid) yang dapat diidentifikasi melalui stiker elnino center yang terletak di bagian-bagian aksesoris masjid. Oleh karena itu, dapat disimpulkan  bahwa, secara eksplisit pola komunikasi politik yang dibangun bertentangan dengan konstitusi pemilu No 8 Tahun 2015 hal itu dikarenakan, penggunaan stiker calon elnino dalam proses pelaksanaanya masih didapati pengurus masjid enggan melepaskan disaat proses pemilihan berlangsung.
Analisis Kualitatif Faktor Penghambat Ekspor Jagung di Era New Normal (Studi Kasus Pt. Segar Pangan Sejahtera Kabupaten Gorontalo) Sofyan Alhadar; Kurniadi K. Hasan; Yayan Sahi; Rio Fandries Monoaarfa; Suwartin Rahman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor yang membatasi aktivitas ekspor jagung PT. Pangan Sejahtera Kab. Gorontalo di Era New Normal. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dampak signifikan pandemi Covid-19 sebagai faktor utama pembatasan ekspor jagung. Selain pandemi, kebijakan pemerintah terkait larangan ekspor dan upaya menjaga ketahanan pangan turut berkontribusi pada terhambatnya aktivitas ekspor jagung. Penelitian ini juga menemukan bahwa pembatasan pergerakan mengakibatkan penurunan permintaan jagung yang dialami oleh PT. Pangan Sejahtera. Selanjutnya, penelitian ini mengungkapkan bahwa ketidakpastian dan perubahan situasi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 menjadi hambatan dalam perencanaan dan pengambilan keputusan terkait aktivitas ekspor. PT. Pangan Sejahtera menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan perubahan situasi yang tidak stabil. Dengan demikian, kesimpulan penelitian ini adalah bahwa terhambatnya aktivitas ekspor jagung PT. Pangan Sejahtera Kab. Gorontalo di tahun 2021 secara signifikan dipengaruhi oleh pandemi Covid-19. Namun, faktor-faktor lain seperti kebijakan pemerintah dan ketidakpastian situasi juga berperan dalam membatasi ekspor jagung perusahaan
PENGUATAN TATA KELOLA ADMINISTRASI TERHADAP PELAYANAN PUBLIKDI KELURAHAN POLOHUNGO KECAMATAN LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Sofyan Alhdar; Lisda Van Gobel; Ellys Rachman; Kurniadi K. Hasan; Mohamad Putra Adam
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16064

Abstract

Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mengenai tata kelola administrasi dalam pelayanan publik di Kelurahan Polohungo, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakan meliputi model diskusi dan pelatihan. Peserta yang terlibat terdiri dari 5 perwakilan pemerintah kelurahan, 10 anggota masyarakat, 5 dosen, dan 26 mahasiswa aktif dari Universitas Bina Taruna Gorontalo. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan beberapa hal penting. Pertama, Pemerintah Kelurahan Polohungo berhasil memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai prinsip-prinsip administrasi publik, seperti perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, dan evaluasi dalam konteks pelayanan publik. Kedua, masyarakat Polohungo mengalami peningkatan pemahaman dan dapat mengetahui hak-hak mereka saat menerima pelayanan publik. Ketiga, terjalinnya kerjasama yang baik antara pemerintah Kelurahan Polohungo dan Kampus Universitas Bina Taruna Gorontalo. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil memperkuat pemahaman tentang tata kelola administrasi dalam memberikan pelayanan publik.
Penerapan Organizational Domains of Community Empowerment dalam Mendukung Program Bersinar di Provinsi Gorontalo Djaba, Misbahudin; M. Husein Mohi, Elnino; K. Hasan, Kurniadi
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 6 (2023): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62398/probis.v14i6.276

Abstract

Penerapan Organizational Domains of Community Empowerment dalam mendukung Program Bersinar di Provinsi Gorontalo, merupakan pendekataan yang digunakan dalam evaluasi internal suatu komunitas masyarakat dalam keterlibatannya untuk mendukung program bersinar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam aktivasi komunitas untuk meningkatkan keterlibatan dan memobilisasi komunitas dalam suatu masyarakat agar memiliki komitmen yang terbangun di antara komunitas atau organisasi masyarakat yang dalam hal ini adalah karang taruna sebagai organisasi penggerak pemuda dalam suatu masyarakat.
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM MENINGKATKAN INKLUSI EKONOMI DAN KEUANGAN Octaviani Suryaningsih Masaguni; Waldi Patadjenu; Kurniadi K. Hasan; Andi Yusuf Katili; Mohamad Rizal Pasisingi
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 11 No. 4 (2024): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v11i4.1637

Abstract

Penggunaan kecerdasan buatan (AI) memiliki potensi besar untuk meningkatkan inklusi ekonomi dan keuangan dengan memberikan akses yang lebih mudah, efisien, dan terjangkau terhadap layanan keuangan dan ekonomi bagi mereka yang sebelumnya terpinggirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Artificial Intelligence (AI) dapat digunakan untuk memberikan layanan keuangan yang lebih inklusif kepada mereka yang kurang terlayani, serta untuk menganalisis dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi masyarakat secara keseluruhan khususnya kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif.,melibatkan studi kasus dan wawancara dengan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) chatbot dan asisten virtual memberikan dampak siginifikan terhadap pelayanan dan kepuasaan pengguna, serta memberikan kepercayaan dalam pengambilan keputusan sehingga dapat meningkatkan inklusi ekonomi dan keuangan bagi masyarakat.
FAKTOR-FAKTOR PENGHAMBAT PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JAMBAN DI DESA LONUO KECAMATAN TILONGKABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Ismet Hamzah; Mohamad Abubakar Talalu; Kurniadi Hasan
Jurnal Administrasi, Manajemen dan Ilmu Sosial Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Administrasi Manajemen Sumber Daya Manusia dan Ilmu Sosial (JAEIS)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/jaeis.v1i1.28

Abstract

This study aims to determine what factors are the Obstacles to Implementing latrines in Lonuo Village, Tilongkabila District, Bone Bolango District. The method used in the implementation of this research is a descriptive method of qualitative approach. Data collection techniques are carried out through in-depth interviews with a number of informants, observation and documentation. The focus of the research used in this study consisted of Public Awareness, Budget and Cooperation. The results showed that there was a lack of awareness of the village community in the construction of latrines in Lonuo village so that they had not fully participated in village meetings to determine the priority of latrine development for poor families. Budget allocation in the construction of latrines from year to year increases regularly. However, this has not been able to support the construction of latrines in Lonuo village. So that currently there are still some people who have not been touched by the construction of latrines. However, the increase from year to year is a significant factor for the development of development in Lonuo village, especially the construction of latrines. Collaboration between the village government and the community that has not been very good in the construction of latrines so that it can influence development and become one of the obstacles to the construction of jambanyang in Lonuo Village, Tilongkabila District, Bone Bolango District. There is a need for a form of increased cooperation from the community and the village government to further optimize the construction of latrines in Lonuo village. Transparency of budget allocations and development targets in the community is needed to avoid differences in understanding in each community so as not to trigger conflict in carrying out village development. It is necessary to increase public awareness of the construction of latrines so that they can support the welfare of the community in general and their health.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KELURAHAN TANGGUH BENCANA (KELTANA) DI DESA BIAWU KOTA GORONTALO Tety Thalib; Ellys Rachman; Rukiah Nggilu; Sofyan Alhadar; Lisda Van Gobel; Kurniadi K. Hasan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (J-PMas) Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada MASyarakat (J-PMas)
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/j-pmas.v2i3.153

Abstract

Dalam mengembangkan desa/kelurahan tangguh bencana para pemangku kepentingan harus mengadakan kajian terkait risiko bencana yang ada di desa/kelurahannya. Analisis risiko dapat dilakukan dengan mengkaji adanya ancaman, kerentanan dan kemampuan. Metode yang digunakan berupa metode observasi, diskusi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi. Hasil pengabdian pada Masyarakat yang telah dilakukan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih spesifik terkait program Kelurahan Tangguh Bencana dan meningkatkan kapasitas Masyarakat agar tetap aktif menjaga lingkungan, tanggap terhadap faktor yang menimbulkan bencana atau bersikap kesiapsiagaan bencana, mitigasi bencana, triage bencana, Bantuan Hidup Dasar (BHD), evakuasi atau penanganan pengungsi dan korban bencana. Kegiatan ini secara spesifik dijelaskan bagaimana upaya penanggulangan bencana banjir melalui penguatan kapasitas masyarakat agar berjalan secara efektif dan efisien.
Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Dulomo Kecamatan Tilango Kabupaten Gorontalo Tri Utami Khairunissa Palahuwata; Lisda Van Gobel; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1222

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pemerintah Desa Dulomo, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo, dalam Pemberdayaan Masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada peran pemerintah desa sebagai inovator, fasilitator dan motivator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemerintah Desa Dulomo dalam tiga indikator tersebut belum sepenuhnya optimal. Hal ini disebabkan beberapa dari pelaksanaannya masih menghadapi kendala seperti kurangnya inovasi, minimnya fasilitas yang mendukung, dan kurangnya motivasi dalam pelatihan dan keterampilan dalam pemberdayaan masyarakat. Untuk itu diperlukan peningkatan kapasitas dan partisipasi dalam pemberdayaan masyarakat agar lebih efektif dan efesien serta mampu mewujudkan pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Faktor-Faktor Penghambat Pengembangan Madrasah Aliyah Al-Khairat Dolong Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una Supriadi Tuloli; Sofyan Al-Hadar; Kurniadi K. Hasan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penghambat pengembangan Madrasah Aliyah Al-Khairat Dolong Kecamatan Walea Kepulauan Kabupaten Tojo Una-Una. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa madrasah tersebut menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan proses pendidikan secara optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa factor utama yang menjadi penghambat pengembangan madrasah, yaitu (1) keterbatasan sumber daya manusia, terutama jumlah dan kompetensi tenaga pendidik; (2) lemahnya kepemimpinan kepala madrasah yang kurang aktif dalam pengelolaan institusi; (3) minimnya sarana dan prasarana pendukung proses pembelajaran; (4) akses lokasi yang sulit dijangkau oleh siswa dari desa-desa sekitar; serta (5) rendahnya daya tarik madrasah dibandingkan lembaga pendidikan lain di wilayah yang sama. Temuan ini menunjukkan pentingnya perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, yayasan, dan masyarakat, dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut agar madrasah dapat berkembang secara berkelanjutan dan mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih baik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas maka selanjutnya dilakukan penarikan atau kesimpulan sebagai berikut, Madrasah Aliyah Al-Khairat Dolong menghadapi sejumlah tantangan yang menghambat pengembangannya, mulai dari keterbatasan tenaga pendidik yang sering mengajar di luar bidang keahliannya dan rendahnya disiplin, hingga kurangnya pengawasan kepala sekolah yang lebih sering terfokus pada tugas administratif. Selain itu, fasilitas yang tersedia sangat terbatas, termasuk gedung sekolah yang bukan milik sendiri dan minimnya sarana pendukung seperti meja, kursi, dan buku pelajaran. Letak geografis yang terpencil dengan infrastruktur jalan dan transportasi yang minim memperburuk keadaan, menyulitkan siswa yang tinggal jauh dari sekolah. Rendahnya daya tarik Madrasah akibat kurangnya fasilitas dan program unggulan juga menyebabkan masyarakat lebih memilih sekolah lain yang dinilai lebih baik.