Silvia Agnesi Waly
Pendidikan Geografi, STKIP Pelita Nusantara Buton

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Geografi di MAN Buton Silvia Agnesi Waly; Wa Ode Helni Muliana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2865

Abstract

Pengaruh Model Pembelajaran Treffinger Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Mata Pelajaran Geografi di MAN 1 Buton. Skripsi Program Studi Pendidikan Geografi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Pelita Nusantara Buton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Treffinger dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan di MAN 1 Buton. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposiv sampling, yaiu kelas X. Hal ini dibuktikan melalui uji hipotesis dengan menggunakan uji “t” (Paired Sample T-Test) nilai sig. (2-Tailed) memperoleh nilai signifikan 0,000 < 0,05 dan nila 11,023> 2, 262 maka diterima dan ditolak.
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sampah Di Lingkungan Pemukiman Desa Bantea Kecamatan Gu Kabupaten Buton Tengah Silvia Agnesi Waly; Estet Mita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2867

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di lingkungan desa Bantea diperoleh dari empat parameter, yaitu partisipasi dalam bentuk pengetahuan, partisipasi dalam bentuk sikap, partisipasi dalam bentuk perilaku, dan partisipasi dalam bentuk penerapan 5R (Reduce/mengurangi, Reuse/pemakaian kembali, Recycle/mendaur ulang, Replace/mengganti, dan Replant/menanam kembali). %. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket/kuesioner, wawancara dan diperkuat dengan observasi serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat partisipasi masyarakat Desa Bantea dalam pengelolaan sampah termasuk dalam kategori tinggi. Dimana sebagian besar masyarakat telah mengetahui dampak negatif dari permasalahan sampah meskipun cara pengelolaannya masih bersifat tradisional yakni dengan metode dibakar sebagai upaya mengurangi volume timbulan sampah yang semakin hari semakin banyak. Hal ini berdampak baik bagi masyarakat tentang kesadaran dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan bijak dalam mengelolah sampah.