Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) merupakan instrumen strategis dalam mendukung efektivitas pelayanan dan pengambilan keputusan manajerial rumah sakit, namun implementasinya di RSIA Zainab Pekanbaru masih menghadapi berbagai kendala sistemik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi aktual pengelolaan SIMRS di RSIA Zainab, mengidentifikasi akar masalah, serta merumuskan alternatif solusi perbaikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan informan kunci dan pendukung dari berbagai unit pengguna SIMRS, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan pendekatan PIECES untuk menilai performa sistem, metode Urgency-Seriousness-Growth (USG) untuk menentukan prioritas masalah, serta diagram fishbone untuk menelusuri akar penyebab masalah pada komponen Man, Method, Material, Machine, Money, dan Environment. Hasil penelitian menunjukkan masalah prioritas tertinggi adalah kinerja SIMRS yang belum efektif dan efisien (skor USG 15), diikuti keterbatasan SDM (skor 13) dan minimnya sarana prasarana (skor 12). Analisis fishbone mengonfirmasi bahwa permasalahan bersifat multidimensional dan saling berkaitan. Rencana intervensi disusun melalui pendekatan 5M+E mencakup pelatihan SDM, penyusunan SOP, penguatan infrastruktur, perbaikan modul sistem, alokasi anggaran, dan penguatan budaya digital guna mendukung peningkatan mutu pelayanan RSIA Zainab secara berkelanjutan.