Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Pola Konsumsi Rumah Tangga di Era Digital Sri Prilmayanti Awaluddin; Rustan DM; Indrawan Azis; Nur Arini Susanti; Muhammad Zul Fahmi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap pola konsumsi rumah tangga di era digital, dengan fokus pada Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Literasi keuangan memainkan peran penting dalam pengelolaan keuangan rumah tangga, dan teknologi digital berperan dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan pengeluaran rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan survei yang melibatkan 200 responden rumah tangga di Kecamatan Galesong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga dengan literasi keuangan yang lebih tinggi cenderung memiliki pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan pola konsumsi yang lebih terkontrol. Selain itu, penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan juga berkontribusi pada pengelolaan anggaran yang lebih baik. Namun, terdapat hambatan yang signifikan terkait dengan rendahnya literasi digital dan akses terbatas terhadap teknologi, yang mempengaruhi kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan teknologi finansial secara optimal. Berdasarkan temuan ini, rekomendasi utama adalah meningkatkan literasi keuangan dan digital di kalangan masyarakat melalui pelatihan yang terstruktur serta meningkatkan akses terhadap teknologi digital di daerah pedesaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi kebijakan pemerintah dan lembaga keuangan dalam meningkatkan pengelolaan keuangan rumah tangga di era digital.Kata Kunci: Literasi Keuangan, Pola Konsumsi Rumah Tangga, Teknologi Digital, Pengelolaan Keuangan, Literasi Digital, Kecamatan Galesong
Pengaruh Manajemen Modal Kerja, Literasi Akuntansi, dan Pengendalian Keuangan Terhadap Profitabilitas UMKM Sri Prilmayanti Awaluddin; Nur Vadila Putri; Eka Novianti Irna Bata Ilyas; Nur Arini Susanti; Tria Haryuni Dammar
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.18768

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh manajemen modal kerja, literasi akuntansi, dan pengendalian keuangan terhadap profitabilitas UMKM di Kota Makassar. Profitabilitas UMKM dipandang tidak hanya sebagai hasil dari peningkatan penjualan, tetapi juga sebagai konsekuensi dari kemampuan pelaku usaha mengelola kas, persediaan, piutang, pencatatan transaksi, serta pengawasan penggunaan dana usaha. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif-kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 120 pelaku UMKM yang telah menjalankan usaha minimal satu tahun dan terlibat langsung dalam pengelolaan keuangan. Instrumen diukur menggunakan skala Likert lima poin dan dianalisis melalui regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas UMKM. Literasi akuntansi juga terbukti berpengaruh positif dan menjadi variabel dengan kontribusi paling kuat, menunjukkan bahwa kemampuan memahami pencatatan, laporan laba-rugi sederhana, dan pemisahan keuangan pribadi dengan usaha merupakan dasar penting dalam pengambilan keputusan keuangan. Pengendalian keuangan berpengaruh positif dan signifikan, yang berarti disiplin anggaran, kontrol biaya, dan evaluasi arus kas mampu memperkuat kemampuan UMKM menghasilkan laba. Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 63,8 persen variasi profitabilitas UMKM. Temuan ini menegaskan bahwa profitabilitas UMKM tidak hanya ditentukan oleh besarnya omzet, tetapi oleh integrasi antara pengelolaan modal kerja, literasi akuntansi, dan pengendalian keuangan yang konsisten. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pendampingan UMKM yang tidak berhenti pada akses pembiayaan, tetapi juga memperkuat kapasitas pencatatan, perencanaan kas, dan kontrol penggunaan dana. Dengan demikian, peningkatan profitabilitas UMKM perlu dipahami sebagai proses manajerial yang bertumpu pada kualitas keputusan keuangan harian secara terukur, disiplin, berkelanjutan, dan sesuai kebutuhan usaha lokal.