Muhamad Trisno
Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Pelita Nusantara Buton

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Fenomenologi: Pengalaman Guru Pemula dalam Menghadapi Tantangan Pembelajaran Inklusif di Sekolah Dasar Muhamad Trisno; Aris Susanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengalaman guru pemula dalam menghadapi tantangan pembelajaran inklusif di sekolah dasar melalui pendekatan fenomenologi. Fokus utama terletak pada makna subjektif dan reflektif dari proses yang dialami guru dalam menjalankan peran mereka di ruang kelas yang heterogen. Subjek penelitian terdiri dari tiga guru pemula yang mengajar di SD Negeri 2 Bugi Kota Baubau, yang telah menerapkan model pendidikan inklusif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik interpretatif fenomenologis. Hasil penelitian mengidentifikasi empat tema utama: ketidakpastian dan adaptasi di awal mengajar, tantangan komunikasi dengan siswa berkebutuhan khusus dan orang tua, pentingnya kolaborasi dengan rekan sejawat, serta refleksi diri yang mendorong pertumbuhan profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa guru pemula memerlukan dukungan sistemik dalam bentuk pelatihan praktis, pendampingan di lapangan, serta ruang refleksi yang terstruktur. Implikasi dari studi ini menekankan pentingnya integrasi pembelajaran inklusif secara lebih konkret dalam pendidikan guru, serta perlunya kebijakan yang memberdayakan guru pemula dalam menghadapi realitas kelas yang beragam.
Analisis Kesiapan Guru Sekolah Dasar Dalam Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Kurikulum Merdeka Muhamad Trisno; Ade Minarti; Mimil Azmil
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8168

Abstract

Kurikulum Merdeka menuntut guru sekolah dasar untuk menerapkan pembelajaran yang berpihak pada keberagaman kebutuhan belajar peserta didik melalui pembelajaran berdiferensiasi. Namun, tuntutan tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan guru dalam praktik pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru sekolah dasar dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek empat orang guru kelas yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki kesiapan awal dalam memahami konsep pembelajaran berdiferensiasi, namun masih menghadapi kendala dalam perencanaan pembelajaran berbasis asesmen diagnostik, pelaksanaan diferensiasi konten dan produk, serta pengembangan asesmen pembelajaran yang adaptif. Penelitian ini menegaskan bahwa kesiapan guru bersifat dinamis dan berkembang melalui pengalaman praktik, refleksi profesional, dan dukungan lingkungan sekolah. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi penguatan pendampingan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.