Latar Belakang: Menurut data (WHO). Nyeri afterpains (mulas-mulas pasca persalinan) merupakan respon fisiologis kontraksi uterus yang sring kali menimbulkan ketidak nyamanan terutama pada multipara, dan sering membutuhkan penanganan non-farmakologis untuk relaksasi. 50% ibu primipara mengalami nyeri afterpains, dan ibu multipara terdapat 86%. prevalensi dari nifas di Indonesia adalah 75%, sedangkan untuk wilayah Bogor adalah 58,4%, dan keluhan yang sering disampaikan ibu nifas saat selesai pasca persalinan adalah nyeri afterpains. Tahun 2022 di Bogor, ditemukan sebanyak 73% ibu nifas mengalami nyeri punggung sedang. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengeruh pemberian Teknik Effleurage Massage terhadap penurunan intensitas nyeri afterpains pada ibu nifas sebelum dan setelah diberikan Teknik efleurage massage. Metode penelitain ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian eksperimental dengan quasi eksperimen sederhana karna dalam penelitian ini peneliti tidak dapat mengandalkan sampel sepenuhnya. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah one grup pretest posttes design yaitu penelitian yang dilakukan sebanyak dua kali yaitu sebelum eksperimen (pretest) dan sesudah perlakuan (postest) dengan satu kelompok subjek.sample dalam penelitianini berjumlah 10 ibu nifas dengan Teknik purposive sampling. Hasil penelitian: didapatkan p value = 0,002 hal ini berarti bahwa Nilai p<0,05. Sehingga H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian Teknik effleurage massage efektif dalam mengurangi nyeri afterpains pada ibu nifas di TPMB SM Kota Tangerang Banten. Diharapkan para responden mengenal bahwa teknik effleurage Massage ini dapat mengurangi nyeri afterpains pada ibu nifas yang bisa dilakukan secara mandiri