Tubagus Novalul Barokah
Universitas Darussalam Gontor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Agama Sebagai Jembatan Atau Sekat Dalam Komunikasi Antarbudaya Studi Kualitatif Pada Interaksi Masyarakat Jebus, Bangka Barat Di Momentum Idul Fitri Dan Pemakaman Kristen Vania Zakiyah Daniyah; Tubagus Novalul Barokah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.3541

Abstract

Penelitian ini membahas peran agama sebagai jembatan atau sekat dalam komunikasi antarbudaya, dengan fokus pada interaksi masyarakat lintas agama di Kecamatan Jebus, Bangka Barat, pada momentum Idul Fitri dan pemakaman Kristen. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman subjektif masyarakat Muslim dan Kristen dalam membangun hubungan sosial lintas keyakinan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Jebus mampu menciptakan interaksi harmonis, seperti kunjungan lintas agama, pertukaran ucapan selamat, pemberian bingkisan, serta partisipasi dalam prosesi pemakaman. Agama dipandang mayoritas warga sebagai jembatan yang memfasilitasi komunikasi antarbudaya melalui nilai universal seperti toleransi, kasih sayang, dan persaudaraan, meskipun tetap terdapat batasan terkait prinsip keyakinan. Temuan ini menguatkan teori komunikasi lintas budaya, fenomenologi, dan teori kontak sosial bahwa interaksi setara dan saling menghormati dapat mengurangi prasangka dan memperkuat kohesi sosial. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi penguatan kerukunan lintas agama di masyarakat multikultural Indonesia.
Measuring the Quality of Dialogic Communication of Pesantren Al-Basyariyah Through Instagram Mohammad Luthfi; Ryan Maulana Husen; Bambang Setyo Utomo; Tubagus Novalul Barokah
Jurnal Komunikasi Vol 20, No 1 (2026): Maret (In Press)
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi UTM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/ilkom.v20i1.33461

Abstract

public engagement through Instagram @albasyariyah_official referring to the theory of dialogic communication developed by Michael L. Kent and Maureen Taylor with five measurement indicators; the dialogic loop, the usefulness of information, the generation of return visits, the ease of interface, the rule of conservation of visitors. A quantitative approach with a descriptive survey method was used by taking a sample of 394 out of 25,098 population. The results of the study indicate that the quality of dialogic communication of Pesantren Al-Basyariyah through Instagram in the optimal category with total score of 53,863 in the range of Q2 - Q3. The ease of interface is the indicator with the highest score (80%), and the dialogic loop is the indicator with the lowest score (77%). Theoretically, the research results have implications for the development of dialogic communication theory in the context of social media. Practically, it contributes to improving dialogic communication in organizations, especially for pesantren, through digital media platforms