Ah. Fathan Azhari
Institut Ahmad Dahlan Probolinggo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Edukasi Kewirausahaan dalam Peningkatan Daya Saing UMKM Berbasis Syariah: Studi di Kelurahan Curahgrinting Kota Probolinggo Ah. Fathan Azhari; Ahmad Syaifuddin Romli; Qurotul Aini; Jihan Nabila Wicaksono; Siti Maria Ulfa; Juhairiyah Juhairiyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3754

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional dan daerah, namun keterbatasan literasi kewirausahaan, inovasi, serta pemahaman terhadap prinsip ekonomi syariah masih menjadi kendala bagi banyak pelaku usaha di tingkat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi kewirausahaan dalam meningkatkan daya saing UMKM berbasis syariah di Kelurahan Curahgrinting, Kota Probolinggo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung oleh data kuantitatif sederhana, penelitian ini memanfaatkan kuesioner, wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data dari pelaku UMKM dengan berbagai jenis usaha, termasuk kerajinan, perdagangan, dan kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kewirausahaan para pelaku UMKM masih berada pada tingkat dasar, dengan kebutuhan utama pada pemahaman strategi pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana, dan penerapan nilai syariah dalam praktik bisnis. Edukasi yang diberikan melalui penyuluhan dan pendampingan terbukti mampu meningkatkan kesadaran dan keterampilan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara lebih profesional, memperluas jangkauan pasar, serta menjaga kepatuhan terhadap prinsip syariah. Temuan ini menegaskan bahwa edukasi kewirausahaan berperan penting tidak hanya dalam membangun kapasitas usaha, tetapi juga dalam memperkuat daya saing UMKM berbasis syariah di tingkat lokal. Artikel ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan program pengabdian masyarakat di perguruan tinggi serta memperkaya literatur tentang integrasi pendidikan kewirausahaan dengan prinsip ekonomi syariah dalam konteks UMKM.
Penerapan Line Dance sebagai Aktivitas Fisik Lansia dalam Program Kesehatan Masyarakat di Kelurahan Curahgrinting Kota Probolinggo Ah. Fathan Azhari; Ahmad Syaifuddin Romli; Choirun Nisa; Layli Ila Ramadhani; Nadiah Yusfi Nabilah; Auliyah Nazal Qur’ani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3869

Abstract

Aktivitas fisik berbasis seni tari semakin diakui sebagai strategi efektif dalam meningkatkan kesehatan fisik, kognitif, dan sosial pada kelompok lanjut usia. Namun, efektivitas intervensi semacam ini, khususnya dalam konteks komunitas, masih memerlukan pengkajian lebih mendalam melalui sintesis literatur terkini. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara sistematis bukti empiris mengenai pengaruh program senam line dance terhadap kapasitas fungsional, kesejahteraan psikologis, dan kualitas hidup lansia. Pendekatan yang digunakan adalah *systematic literature review*, dengan mengintegrasikan artikel-artikel ilmiah terindeks yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir dan memenuhi kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa senam line dance secara konsisten berkontribusi terhadap peningkatan keseimbangan, mobilitas, daya ingat, serta interaksi sosial, sehingga memberikan manfaat yang bersifat multidimensional bagi lansia. Selain itu, intervensi berbasis komunitas ini terbukti dapat meningkatkan motivasi partisipasi dan kepatuhan terhadap gaya hidup aktif, yang menjadi faktor penting dalam pencegahan penurunan fungsi terkait usia. Artikel ini menegaskan kontribusi konseptual dan praktis dalam memperluas pemahaman tentang peran kegiatan fisik berbasis budaya dalam mendukung penuaan sehat, serta memberikan implikasi bagi pengembangan program intervensi komunitas yang berorientasi pada kebutuhan lansia. Temuan ini juga membuka ruang bagi penelitian lanjutan yang dapat menguji efektivitas program dengan desain eksperimental lebih ketat maupun adaptasi model senam line dance sesuai konteks sosial-budaya yang berbeda.