Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Implementasi PPH Pasal 23 Dan Kualitas Layanan Terhadap Perolehan Pelanggan Pada PT Indosan Mica Mandiri Miski Dana Maulidina; Abu Darim; Syamsul Arifin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3923

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh implwmwntasi PPh 23 dan kualitas layanan terhadap perolehan pelanggan. Teknik pengambilan sampel non probaalitysampling. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa implementasi PPh 23 tidak berpengaruh terhadap perolehan pelanggan karena nilai sig 0.056 < 0,05, sedangkan kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan karena nilai sig 0,000 > 0,05 pada PT Indosan Mica Mandiri. Hasil dari uji F adalah nilai F yang dihitung adalah 10. 314 dan nilai F dari tabel adalah 3. 20, sehingga 10. 314 lebih besar dari 3. 20. Nilai signifikansinya adalah 0. 000. Yang artinya dampak kesamaan memberikan signifikan secara bersamaan terhadap variable dependen.
GERAKAN 3P: PROMOSI UMKM DIGITAL, PENANAMAN TOGA, DAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN (JL. MANUKAN SUBUR RW 14) Rika Liftiana; Vitaloka Nova Anggraeni; Miski Dana Maulidina; Nurul Hidayati; Dwi Kumala Sari; Krisma Maulana Isqak
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.49631

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap penyelesaian permasalahan di lingkungan masyarakat. Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh mahasiswa STIE Pemuda Surabaya melalui program bertajuk Gerakan 3P, yang mencakup tiga fokus utama: Promosi UMKM Digital, Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA), dan Pendidikan Lingkungan. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi digital UMKM lokal, kurangnya pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman herbal, dan minimnya kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah rumah tangga. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui pelatihan, sosialisasi, pendampingan, dan aksi nyata bersama masyarakat RW 14 Manukan Subur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga dalam memasarkan produk secara digital, memanfaatkan TOGA sebagai alternatif pengobatan keluarga, serta memahami dampak jangka panjang sampah melalui edukasi visual dan plakat informatif. Selain itu, kegiatan fisik seperti senam bersama dan budidaya lele turut menghidupkan kembali interaksi sosial pasca-pandemi. Program ini memberikan dampak positif secara ekonomi, sosial, dan ekologis. Oleh karena itu, keberlanjutan program sangat dianjurkan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan instansi terkait.