Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EEfektivitas Komunikasi Pemerintah Kota Medan dalam Sosialisasi Program Revitalisasi Pasar Tradisional Sabrin Sabrin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Medan dalam menyosialisasikan program revitalisasi pasar tradisional kepada para pedagang dan masyarakat. Program revitalisasi pasar merupakan bagian dari upaya modernisasi infrastruktur ekonomi rakyat sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor perdagangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada beberapa pasar tradisional yang menjadi objek revitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi pemerintah dipengaruhi oleh kejelasan pesan, media komunikasi yang digunakan, dan keterlibatan stakeholder. Meskipun pemerintah telah berupaya menyampaikan informasi melalui berbagai saluran seperti media massa, media sosial, dan pertemuan langsung, masih terdapat kendala dalam penerimaan pesan akibat rendahnya partisipasi aktif pedagang serta kurangnya penyesuaian pesan dengan karakteristik audiens. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi komunikasi yang lebih partisipatif dan adaptif guna memastikan keberhasilan implementasi program revitalisasi pasar tradisional di Kota Medan.
Peran Humas Universitas Sumatera Utara dalam Meningkatkan Citra Institusi di Mata Publik Sabrin Sabrin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.4295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Humas Universitas Sumatera Utara (USU) dalam membentuk dan meningkatkan citra institusi di mata publik. Dalam era keterbukaan informasi dan persaingan antarperguruan tinggi, citra institusi menjadi faktor strategis dalam menarik minat calon mahasiswa, menjalin kemitraan, dan memperoleh kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas USU berperan aktif melalui berbagai strategi komunikasi, seperti pengelolaan media sosial, publikasi kegiatan akademik dan non-akademik, penguatan relasi media, serta penyelenggaraan event institusional. Namun demikian, beberapa tantangan masih dihadapi, seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur komunikasi, dan kecepatan dalam merespons isu publik. Secara keseluruhan, peran Humas dinilai cukup efektif dalam meningkatkan citra positif universitas, meskipun diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan dan konsistensi strategi komunikasi ke depan.
Komunikasi Krisis Pemerintah Daerah Medan dalam Menangani Bencana Banjir: Studi Kasus di Kecamatan Medan Maimun Sabrin Sabrin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.4296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Medan dalam merespons bencana banjir, khususnya di Kecamatan Medan Maimun. Komunikasi krisis yang efektif menjadi krusial dalam mengelola informasi, mengurangi kepanikan publik, dan mempercepat penanganan bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi krisis yang dilakukan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sistem peringatan dini, kurangnya koordinasi antarlembaga, serta minimnya pelibatan masyarakat lokal dalam penyebaran informasi. Meski demikian, terdapat upaya pemerintah dalam membangun kanal komunikasi digital dan memanfaatkan media lokal untuk menyampaikan informasi tanggap darurat. Studi ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas komunikasi krisis secara sistemik, termasuk pelatihan juru bicara, pembentukan tim komunikasi darurat, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengelolaan komunikasi bencana yang lebih responsif dan inklusif.
Strategi Komunikasi Politik Calon Legislatif Muda di Kota Medan pada Pemilu 2024 Sabrin Sabrin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.4297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik yang digunakan oleh calon legislatif (caleg) muda di Kota Medan dalam menghadapi Pemilu 2024. Dalam konteks politik lokal yang semakin kompetitif, kehadiran caleg muda membawa dinamika baru dalam proses kampanye dan pencitraan diri di tengah masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa caleg muda dari berbagai partai politik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa caleg muda cenderung memanfaatkan media digital, khususnya platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube sebagai sarana utama untuk menjangkau pemilih muda. Selain itu, strategi komunikasi yang digunakan lebih bersifat partisipatif dan berbasis isu-isu lokal seperti pendidikan, lapangan kerja, dan keterlibatan anak muda dalam pemerintahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas strategi komunikasi politik caleg muda sangat ditentukan oleh kemampuan membangun personal branding yang otentik, pemanfaatan media digital secara kreatif, serta kedekatan dengan komunitas lokal. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi kampanye politik yang lebih relevan dengan generasi muda di era digital.