Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Studi Analisa Rugi-Rugi Daya Dan Jatuh Tegangan Saluran Transmisi Tegangan 150 KV Pada Gardu Induk Padang Industrial Park Ke Gardu Induk Lubuk Alung Gogo Prayogo; Yani Ridal; Chairul Nazallul A
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4390

Abstract

The electric power transmission system plays an important role in maintaining the continuity and quality of power delivery from generation plants to consumers. This study aims to analyze the magnitude of power losses and voltage drops on the 150 kV transmission line connecting the Padang Industrial Park Substation and the Lubuk Alung Substation. The method used is a descriptive quantitative approach through manual calculations based on 24-hour operational data collected on January 4, 2025. The main parameters observed include load current, sending-end voltage, line length (13.7 km), and conductor specifications of ACSR 240/40 mm. The analysis results show that the maximum power loss occurred at 19:00 WIB, amounting to 249.91 kW or 0.46% of the sending power, while the minimum power loss occurred at 07:00 WIB, amounting to 75.78 kW or 0.25%. The total energy loss over 24 hours was recorded at 2885.94 kWh, with an average power loss of 118.99 kW (0.32%). The maximum voltage drop occurred at 19:00 WIB at 1,077.87 volts (0.71%), while the average voltage drop was 734.41 volts (0.49%) relative to the nominal voltage. All values of power loss and voltage drop are below the 3% threshold according to SPLN No. 72 of 1987, indicating that the transmission line operates efficiently and reliably.
Studi Analisa Tahanan Pembumian Pada Gardu Induk 150 KV Lubuk Alung Riski Febrian; Yani Ridal; Budiman Budiman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4539

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai tahanan pembumian, tegangan sentuh, dan tegangan langkah pada Gardu Induk 150 kV Lubuk Alung sesuai standar IEC 60479. Metode penelitian meliputi studi literatur, observasi lapangan, wawancara, dan pengumpulan data teknis. Data dianalisis secara kuantitatif melalui perhitungan nilai tahanan pembumian dan tegangan berdasarkan berat badan 50 kg dan 70 kg serta waktu gangguan 0,1–3 detik. Hasil pengujian menunjukkan tahanan pembumian (Rg) sebesar 0,485 Ω dengan ρ = 71,44 Ω·m. Tegangan sentuh berkisar 2,82–5,25 V, sedangkan tegangan langkah 11,26–20,96 V, seluruhnya di bawah batas aman 30 V dan 25 V. Dengan demikian, sistem pembumian Gardu Induk Lubuk Alung dinyatakan aman dan memenuhi standar IEC 60479..
Studi Analisis Koordinasi Recloser Dengan Fuse Cut Out Sebagai Pengaman Terhadap Gangguan Arus Lebih Pada Penyulang ULP PLN Lubuk Alung Asdiwar Puspita Yodi; Yani Ridal; Budiman Budiman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4545

Abstract

Dalam jaringan distribusi 20 kV sering terjadi gangguang, salah satunya adalah gangguan arus hubung singkat. Perhitungan dilakukan terhadap gangguan satu fasa, dua fasa, dan tiga fasa pada titik 25%, 50%, dan 75% dari panjang saluran distribusi, serta gangguan pada trafo distribusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa koordinasi antara recloser dan FCO sudah berjalan dengan baik. Pada titik gangguan Pada titik gangguan 25% di 0,4 kms, memiliki gangguan 1 fasa 11.060,34 A dengan, 2 fasa 24.673,07 A, 3 fasa 52.486,36 A, dengan waktu trip recloser 0,1 milidetik, titik gangguan 50% di 0,8 kms, memiliki gangguan 1 fasa 5530,17 A, dengan. 2 fasa 12.336,53 A, 3 fasa 24.568,08 A, , dengan waktu trip recloser 0,03 milidetik, dan titik gangguan 75% di 1,2 kms, memiliki gangguan 1 fasa 3686,78 A dengan. 2 fasa 8224,35 A, 3 fasa 16.495,71 A, dengan waktu trip recloser 0,01 milidetik Pada gangguan trafo distribusi, hanya memiliki gangguan 1 fasa 0,4402 A, dengan nilai arus gangguan sebesar itu dan FCO rating 3 A, maka FCO bekerja lebih cepat, Penyetelan Arus Pickup dan TMS Memenuhi Standar SPLN Penyetelan arus pickup recloser dengan delay time 1,2 detik, 0,3 detik, dan 0,1 detik serta nilai TMS telah disesuaikan dengan standar SPLN 64-1:1992. Penyesuaian ini memastikan bahwa recloser tidak trip sebelum FCO saat terjadi gangguan downstream, sehingga koordinasi proteksi tetap terjaga.