Hikmahturrahman Hikmahturrahman
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbedaan Gender: Sejauh Mana Mempengaruhi Numerasi Matematika Mahasiswa PGSD? Febiyanti R. Hasan; Hikmahturrahman Hikmahturrahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana perbedaan gender mempengaruhi numerasi matematika mahasiswa PGSD. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 mahasiswa dengan kemampuan kategori tinggi. Instrumen yang digunakan adalah 2 butir soal Asesemen Kompetensi Minimum dan pedoman wawancara. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yakni metode tes, wawancara, dan domunentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Perbedaan gender dalam konteks ini tidak mennujukkan perbedaan signifikan dalam kemampuan berhitung, tetapi terlihat pada pendekatan berpikir dan kedalaman pemahaman konsep matematis. Subjek Laki-Laki cenderung berpikir analitik, logis, dan reflektif, menunjukkan keunggulan dalam pemahaman konsep dan strategi pemecahan masalah. Subjek Perempuan berpikir tekstual, prosedural, dan sistematis, menunjukkan keunggulan dalam ketelitian dan keteraturan langkah, tetapi masih kurang dalam pemahaman makna konseptual dan evaluasi hasil. Dengan demikian, perbedaan gender berpengaruh pada gaya kognitif dan strategi numerasi matematika, bukan pada kemampuan berhitung dasar. Subjek Laki-Laki lebih menonjol pada penalaran konseptual, sedangkan Subjek Perempuan lebih kuat pada ketelitian prosedural.
A Cognitive Processes of PGSD Students in Solving Algebra Literacy Problems: Proses Kognitif Mahasiswa PGSD dalam Memecahkan Masalah Literasi Aljabar Rizal Masaniku; Hikmahturrahman Hikmahturrahman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4620

Abstract

This study aims to explore the cognitive processes of PGSD students in solving algebraic literacy problems. This study is qualitative in nature, using a case study approach. The subjects in this study were two PGSD students with high mathematical ability. The instruments used were one algebraic literacy question and interview guidelines. The methods used for data collection were tests, interviews, and documentation. The data analysis techniques used included data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that PGSD students in the high category have mature algebraic literacy. SKT1 demonstrates analytical, reflective, and systematic cognitive processes in interpreting information and explicitly constructing mathematical models. Meanwhile, SKT2 displays efficient, strategic, and abstractive thinking with logical model simplification. Both are able to relate calculation results to the problem context in a meaningful way, reflecting the integration of conceptual, procedural, and reflective understanding in algebraic thinking.
MATH DLP Enhances Students' Critical Thinking Skills in Solving Mathematical Problems: MATH DPL Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Rizal Masaniku; Hikmahturrahman Hikmahturrahman; Maulidina Basalama
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.6211

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas MATH DLP (Deep Learning Power) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pemecahan masalah matematika. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen satu kelompok dengan desain pretest–posttest pada 21 siswa. Keterampilan berpikir kritis diukur melalui tes pemecahan masalah sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis menggunakan uji t sampel berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan skor yang signifikan setelah penerapan MATH DLP: pra-tes M = 63,10 (SD = 12,19) dan pasca-tes M = 77,38 (SD = 6,45), dengan selisih rata-rata 14,28 poin (t(20) = −8,076, p < 0,001). Ukuran efek tergolong besar (Cohen’s d = 1,76), menandakan dampak praktis yang kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa MATH DLP efektif untuk memperkuat berpikir kritis siswa melalui pembelajaran mendalam dan pemecahan masalah yang berpusat pada siswa.