Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akuntabilitas Pengelolaan Dana Haji: Analisis Implementasi Regional dan Tantangan Kontekstual (Studi Provinsi Banten) Dafinsyah Fathir Abrar; Addin Hanif Amrullah; Ardinansyah Rabbani Sopyan; Andi Iksan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4959

Abstract

Penelitian ini membahas kompleksitas pengelolaan dana haji Indonesia dengan fokus pada implementasi regional dan tantangan kontekstual di Provinsi Banten. Tujuan penelitian adalah mengkaji tata kelola keuangan haji setelah pelimpahan kewenangan kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) serta mengidentifikasi hambatan lokal. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif kualitatif dengan pengambilan sampel purposive terhadap pejabat yang terlibat langsung di Kanwil Kementerian Agama Banten melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dilengkapi telaah literatur. Analisis tematik menemukan pemisahan jelas antara alur dana jamaah yang dikelola BPKH dan dana operasional negara dari APBN/APBD. Meskipun pengawasan berlapis dan sistem transparansi digital seperti ELHAJ dan SISKOHAT diterapkan, stigma negatif yang dipengaruhi disinformasi media sosial masih ada. Tantangan operasional meliputi rendahnya literasi digital di daerah 3T dan ketahanan bencana setelah tsunami Selat Sunda 2018. Hasil penelitian menegaskan pentingnya adaptasi lokal dalam tata kelola. Kesimpulan menyatakan penguatan komunikasi publik dan kesiapsiagaan menghadapi bencana diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan dan keberlanjutan operasional sesuai prinsip syariah.
MINAT POLITIK GENERASI MUDA DAN POLARISASI KONFLIK DIGITAL DI PROVINSI BANTEN: ANALISIS KUALITATIF BERBASIS SOCIAL NETWORK ANALYSIS Lukman Hakim; Delila Putri Sadayi; Zahra Aulia Mumtaz; Andi Iksan
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.2097

Abstract

Perubahan ruang digital telah membentuk pola baru sosialisasi politik generasi muda, termasuk di Provinsi Banten. Tingginya akses internet pemuda membuka peluang perluasan minat politik, tetapi pada saat yang sama menghadirkan risiko polarisasi, disinformasi, ujaran kebencian, dan konflik simbolik. Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi antara minat politik generasi muda dan polarisasi konflik digital di Provinsi Banten melalui perspektif kualitatif berbasis Social Network Analysis (SNA). Metode penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan SNA interpretatif. Data diperoleh dari literatur akademik, dokumen resmi, dan sumber kelembagaan yang relevan, kemudian dianalisis melalui identifikasi node, klasifikasi relasi, penyusunan matriks jejaring, visualisasi sociogram konseptual, dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat politik generasi muda dibentuk oleh jejaring akses informasi digital, media sosial, institusi kepemiluan, keluarga, sekolah/kampus, komunitas, dan aktor politik. Namun, jejaring yang sama dapat berubah menjadi arena polarisasi ketika dipengaruhi selective exposure, algoritma platform, echo chamber, kontestasi identitas, dan rendahnya literasi digital politik. Penelitian ini menegaskan bahwa ruang digital di Banten perlu dibaca sebagai arena partisipasi politik sekaligus ruang reproduksi konflik digital. Penguatan literasi digital politik, pendidikan pemilih berkelanjutan, serta kolaborasi antara lembaga pemilu, institusi pendidikan, komunitas, dan platform digital menjadi prasyarat penting untuk menjaga kualitas demokrasi lokal.